Pages

Saturday, 14 December 2013

The decorative elements






The decorative elements which beautify the building by Arabic calligraphic inscriptions are the verses of the Holy Quran which were chosen by Abdul Haq. He complied and collected the themes of judgment which includes:

Surah 36 – Ya Seen
Surah 39 – Az Zumar (The Companies)
Surah 48 – Al Fath (The Victory)
Surah 67 – Al Mulk (The Kingdom)
Surah 77 – Al Mursalat (Those Sent Forth)
Surah 81 – At Takwir (The Folding Up)
Surah 82 – Al Infitar (The Cleaving)
Surah 84 – Al Inshiqaq (The Bursting Asunder)
Surah 89 – Al Fijar (The Daybreak)
Surah 91 – Ash Shams (The Sun)
Surah 93 – Ad duha (The Brightness of the Day)
Surah 94 – Al Inshirah (The Expansion)
Surah 95 – At tin (The Fig)
Surah 98 – Al Bayyinah (The Clear Evidence)
Surah 112 – Al Ikhlas (The Unity)

On the completion of the work Abdul Haq was honoured by the title of "Amanat Khah" by the pleased Shah Jahan.



sumber dari: indiastudychannel.com

the best Indian restaurant in Lancaster




Taj Mahal Restaurant | Lancaster, PA

Best Restaurant In Lancaster, PA




sumber dari: tajlancaster.com

kabhi khushi kabhi gham




watch kabhi kushi kabhi gham k3g online movie srk kajol duggu bebo hrithik kareena love sentiment mother son megavideo dvd rip



Sometimes happiness, sometimes sadness
We will not separate, in happiness nor sadness

Into my breath you have entered
My life is but your shadow
I will worship you at every moment
This is your merit, in happiness and sadness
We will not separate, in happiness nor sadness

Day and night, at your feet I will light lamps
Wherever I look, I will find you

On these lips will only be your name
The love from my heart will never diminish

This is not a home, it is your temple
Inside here will always be your shelter

With your fragrance it will stay perfumed
No matter what seasons come and go




sumber dari: lyric-only.blogspot.com

MUHASABAH DIRI dengan Life Mein Kabhie Kabhie.






Cerita ini berkisarkan tentang sekawan yang bertaruhkan duit...
Pemenangnya adalah siapa yang dapat menjadi orang paling kaya dan berpengaruh dalam suatu tempoh masa..
Dan untuk memenangi duit tersebut, macam-macam yang dilakukan mereka...
Ada yang sanggup mengorbankan maruah diri untuk menjadi aktres terkenal..
Ada yang sanggup menjadi isteri orang kaya..
Ada yang sanggup memusnahkan ahli keluarga sendiri...
Semuanya dilakukan untuk memenangi wang yang tak seberapa tu..
Cerita ini membuatkan aku terfikir dan menyesali perbuatan aku yang kebanyakannya mementingkan duniawi..
Hakikatnya, mengejar harta duniawi tidak mampu membuatkan kita gembira..

Destinasi kita adalah dekat
Tapi kita takkan pernah tiba
Ketenangan yang kita idamkan sangat dekat
Namun kita takkan dapat rasai
Kita kesunyian dalam keriuhan
Kita pasti takkan dapat capai apa-apa dalam dunia ni

Kenapa kita takkan tiba di destinasi?
Kenapa kita takkan rasai ketenangan?
Kenapa kita akan rasa kesunyian walaupun riuh menemani?



sumber dari: musicbrilliant.blogspot.com

Khushiyan Aur Gham -Kegembiraan dan Kesedihan




Khushian Aur Gham - Aamir Khan, Manisha, Alka Yagnik, Udit Narayan, Mann Song


     Kegembiraan dan kesedihan sentiasa melanda
     Bagaimanapun, hadirnya dalam diam-diam
    Tak seorangpun memahaminya
    Apa hidup--- akan katakan (takdirkan) 

     Kadangkala dipunyai, kadangkala terasing
     Kadangkala menangis, kadangkala ketawa
     Kadangkala tengkujuh, kadangkala kemarau
     Begitulah hidup ini

     Kesunyian ini mendiamkan suasana
     Hidup ini seakan direstui tuhan
     Tak siapa pernah menyentuhnya malah melihatnya
     Ia merupakan suatu pengalaman, harum baunya

     Berbicaralah dari hatimu, dengarilah hatimu
     Pilihlah pasanganmu mengikut kata hatimu
     Berbagai kata akan dilemparkan oleh dunia, biarkanlah ia
     Jauhkan ia dari pandanganmu, kejarlah mimpimu yang bergemerlapan



sumber dari: lagu.zoomshare.com

Friday, 13 December 2013

Bahaya Syiah,Muta'ah






Kisah benar seorang penganut Syiah di Indonesia yang sangat benci ketika ada orang yang mengutuk Syiah dan sekarang ini dia sangat benci dengan Syiah.

Ditanyakan kenapa boleh jadi demikian.

Dia menjawab, ketika dia menuntut ilmu di Iran, dia mempunyai sahabat iaitu orang tempatan Iran dan sudah tentunya akidahnya adalah Syiah.

Sahabatnya itu memperkenalkan suatu tempat yang setiap malam Jumaat selalu dijadikan sebagai tempat nikah mut'ah. Sahabatnya itu kerap datang ke tempat tersebut.

Tapi ada suatu yang ganjil dari proses nikah mut'ah tersebut. Setiap malam Jumaat, semua lampu dalam hotel tersebut dimatikan. Alasan pemilik hotel,  supaya masyarakat yang melakukan nikah mut'ah di tempat tersebut tidak saling mengenali dan jika bertemu di siang hari tidak malu.

Si sahabatnya itu ingin tahu. Sudah beberapa kali dia nikah mut'ah namun tidak mengetahui dengan siapa dia bersetubuh.

Kemudian dia mempunyai idea pada saat ijab-qobul (dalam suasana gelap), dia memberi cincin sebagai mas kawin dan agar selalu dipakai oleh wanita tersebut.

Setelah aqad persetubuhan selesai, dia pulang ke rumah nya dan wanita itu menunggu menjelang siang hari untuk pulang.

Pada awal pagi dia pergi ke hotel tersebut dan mencari wanita-wanita yang dia mut'ahi pada malam harinya.

Dia mencari perempuan yang memakai cincin dan setelah dapat dapat dia mengesan dan membuka hijab perempuan tersebut, dia sangat terkejut.

Wanita yang disetubuhinya semalam adalah adiknya sendiri yang juga sedang menuntut pengajian di situ.

Dari peristiwa hitam tersebut dia sangat menyesal, dan begitu merasa bersalah.

Setelah kejadian tersebut banyak yang terbongkar dengan siapa mereka mut'ah (bersetubuh), ada yang bersama sepupunya, bahkan ada yang bersetubuh dengan ibunya sendiri. Naudzubillah. 




sumber dari: ijoks2009.blogspot.com

Ulama Syiah Dituduh Mata-Mata Israel




Ulama Syiah Dituduh Mata-Mata Israel



sumber dari: dunia-islam.pelitaonline.com