Pages

Showing posts with label patutkitakongsi. Show all posts
Showing posts with label patutkitakongsi. Show all posts

Thursday, 17 April 2014

Sembilan Nikmat Allah Untuk Kita




Bismillah…
Mencoba me-refresh tentang ilmu yang sempat disimpan di memori sambil kembali berbagi. Selamat menikmati.


Ada 9 nikmat yang Allah berikan untuk kita. Apa saja nikmat tersebut?

Nikmat Pertama: BUMI

اَلَمْ نَجْعَلِ الاَرْضَ مِهَدًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan?

Subhanallah, Allah telah menghamparkan bumi sebagai pijakan kita. Bumi yang telah Allah desain sedemikian rupa agar kita, makhluk-Nya yang suka angkuh ini, nyaman dan tenteram.
Coba lihat sekeliling kita, bebatuan, gemercik air, belaian lembut angin, warna-warni tumbuh-tumbuhan, nyanyian makhluk, dan masih banyak hal yang tidak dapat diungkap dengan lisan, namun mata mampu mendokumentasikan fotografi bumi Allah ini dengan sempurna. Kemudian, berlapis-lapis atmosfer melindungi kita dari sinar-sinar berbahaya, benda-benda langit yang terlontar dari orbitnya, dan dari ancaman-ancaman lain. Dan, dari semua yang ada di sekeliling kita, adakah yang cacat? Untuk menjawabnya, mari kita lihat potongan ayat di Q.S. Al-Mulk 3 berikut,

مَـا تَـرٰى فِي خَـلْقِ الرَّحْمـٰـنِ مِنْ تَـفـٰـوُتٍ
Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih

So, akankah kita bersyukur dengan menjaga bumi ini? Karena Indonesia tercatat di peringkat ke-4 sebagai Negara Perusak Lingkungan menurut WHO. Padahal jelas-jelas penduduk Indonesia adalah muslim. Miris? Tentu.

Nikmat Kedua: GUNUNG sebagai PASAK BUMI

وَّالجِبَالَ اَوْتَادًا
Dan gunung-gunung sebagai pasak?

Ilmu bumi moderen telah membuktikan bahwa gunung-gunung memiliki akar di dalam tanah dan akar ini dapat mencapai kedalaman yang berlipat dari ketinggian mereka di atas permukaan tanah. Jadi, kata yang paling tepat untuk menggambarkan gunung-gunung berdasarkan informasi ini adalah kata “pasak” karena bagian terbesar dari sebuah pasak tersembunyi di dalam tanah. Pengetahuan semacam ini, tentang gunung-gunung yang memiliki akar yang dalam, baru diperkenalkan di paruh kedua dari abad ke-19.

Sebagaimana pasak yang digunakan untuk menahan atau mencencang sesuatu agar kokoh, gunung-gunung juga memiliki fungsi penting dalam menyetabilkan kerak bumi. Mereka mencegah goyahnya tanah. Seperti dijelaskan dalam Q.S. An-Nahl 15

وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَنْ تَمِيدَ بِكُمْ
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu

Coba cek link berikut: http://misykatulanwar.wordpress.com/2008/04/11/pasak-bumi-dalam-perspektif-geologi/, insyaAllah bisa lebih memahami keagungan Allah dan juga lebih memaknai kasih sayang Allah untuk hamba-Nya.

Nikmat Ketiga: MAKHLUK diciptakan BERPASANGAN


وَّخَلَقْنـٰـكُـمْ اَزْوَاجًا
Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan

Subhanallah, Allah mengetahui bahwa hamba-Nya akan merasa sepi jika sendiri. Oleh karena itu Allah menciptakan pasangan bagi makhluk-Nya.





Bagi manusia, agar mampu melahirkan regenerasi penerus yang mampu mengelola bumi Allah dengan baik. Bagi hewan dan tumbuhan, agar mampu menyediakan kebutuhan manusia dan memperindah bumi Allah. Bagi makhluk-makhluk lain, agar melengkapi kesempurnaan penciptaan Allah sekaligus sebagai pelajaran bagi makhluk lain.

Nikmat Keempat: TIDUR sebagai ISTIRAHAT

وَّجَعَلْنَـانَوْمَـكُمْ سُبَـاتًـا
Dan Kami jadikan tidurmu sebagai istirahat

Alam tercipta untuk saling bergerak dan terus berdzikir kepada Allah hingga masa kerja mereka habis, baru setelah itu mereka istirahat di hari kiamat kelak. Namun, betapa Allah sangat menyayangi kita dengan mendesain tubuh kita dengan rasa letih dan lemah, sehingga kita mampu menikmati tidur sebagai satu bentuk istirahat.





Jantung kita istirahat sejenak ketika kita bersin. Sel-sel beristirahat dengan membunuh diri setelah ia memperbanyak regenerasinya. Dan masih banyak bentuk istirahat yang Allah berikan untuk makhluk-Nya, walaupun itu sangat singkat menurut standar manusia dan lebiiiih singkat lagi menurut standar Allah. Subhanallah!

Nikmat Kelima: MALAM sebagai PAKAIAN


وَّجَعَلْنَـاالَّيْــلَ لِبَــاسًا
Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian

Subhanallah, Allah mendesain tubuh kita terdiri dari partikel-partikel yang memiliki alarm tersendiri untuk menyesuaikan diri dengan waktu yang Allah gulirkan. Alarm biologis ini bernama Suprachiasmatic Nuclei (SCN) yang ada di hipotalamus otak kita.

Mengapa Allah mempergulirkan malam? Selain untuk beristirahat dari topeng yang mungkin kita bawa seharian ketika beraktivitas, malam Allah jadikan sebagai tabir kita dari manusia lain, pakaian yang menutupi kita. Waktu yang Allah berikan kepada kita agar kita menampilkan segala kelemahan kita, keluh kesah kita, ketidakberdayaan kita dengan ikhlas di hadapan-Nya sambil bersimpuh dan hanyut dalam tangisan pengharapan. Kesempatan yang Allah berikan bagi kita untuk mengisi ulang bahan bakar kita dalam memburu rezeki Allah keesokan harinya.

Nikmat Keenam: SIANG sebagai PENGHIDUPAN

وَّجَعَلْنَـاالنَّـهَارَمَعَـاشًا
Dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan

This is our showtime!


Subhanallah, kita tidak tinggal di kutub, yang malamnya lebih panjang dari pada waktu siangnya. Inilah waktunya kita bertebaran di seluruh pejuru bumi Allah untuk meraih limpahan rezeki yang Allah obral besar-besaran bagi hamba-Nya yang berpikir, bersungguh-sungguh dan sabar. Dan Allah akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang mensyukuri waktu ini.
Ayo bekerja! Semangaaaat menjalani hari kerja kita ^___^

Nikmat Ketujuh: LANGIT yang KOKOH

وَّبَنَيْنَـافَوْقَـكُمْ سَبْعًـاشِدَا دًا
Dan Kami membangun di atasmu tujuh langit yang kokoh

Subhanallah, makhluk agung ini, langit, dibangun Allah tanpa tiang penyangga. Namun ia kokoh mengayomi berbagai makhluk yang bersemayam di tubuhnya juga senantiasa berdzikir mengagungkan penciptanya. Tidak seperti kita yang masih sering lalai untuk mengingat pencipta kita, Dzat yang sangat menyayangi kita.
Banyak ayat yang menyebutkan langit dibangun dalam 7 lapisan. Mungkin saja tidak dzhahir 7, allahu ‘alam, hanya saja yang perlu kita pahami adalah Allah membangun langit dalam beberapa lapis, di mana masing-masing lapis memiliki ‘kisah’ masing-masing oleh ‘penghuni’ masing-masing. Subhanallah,

Nikmat Kedelapan: PELITA/ MATAHARI

وَّجَعَلْنَــاسِرَا جًـاوَّهَّـاجًـا
Dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari)

Pernahkah terlintas dalam pikiran kita, jika matahari tidak ada apa yang terjadi ya?

Matahari, bintang yang Allah berikan untuk kita, bintang yang cahayanya menerangi bumi kita, bintang yang sinarnya memanaskan bumi kita, dan bintang yang menjadi pusat revolusi bumi kita.
Jika tidak ada matahari, mungkin bumi kita akan menjadi seperti rumah yang apek karena banyaknya pakaian kotor yang menumpuk, atau mungkin seperti lingkungan yang kotor karena dedaunan yang gugur tidak membusuk, atau mungkin tidak ada makanan yang namanya ‘keripik’ karena tidak ada yang punya gigi kuat :)
Subhanallah…

Nikmat Kesembilan: AIR

وَّاَنْـزَالْنَــامِنَالْمُعْـصِـرَاتِ مَآءً ثَـجَّــاجًــا
Dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya

Air adalah 70% penyusun partikel tubuh kita, dan 2/3 bagian bumi juga isinya air. Wajar jika kita stress kalau tidak ada air yang bisa diminum ataupun digunakan karena mungkin makhluk lain juga lebih stress lagi. Wajar juga kalau berdampak buruk bagi kesehatan jika kita sampai dehidrasi atawa kehilangan cairan karena di dalam tubuh kita itu ada samudera terbentang :)


 
 

Air pula yang melindungi janin di rahim bunda. Air pula yang menjadi penyusun dominan dalam darah. Air pula yang menjadi system pengaman mata kita. Air pula yang menjadi AC bagi tubuh kita. Subhanallah!

Subhanallah, banyak nian nikmat yang Allah berikan untuk kita. Siapakah yang pencipta terbaik? Ah, mari kita lirik potongan ayat di Q.S. Al-Mu’minun 14 berikut,

فَتَبَـارَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَـالِقِيْنَ
Maha suci Allah, Pencipta yang paling baik

Satu hal yang mungkin harus dipahami dalam pembahasan beberapa ayat dalam Q.S. An-Naba 6-14 ini adalah pemilihan penggunakan kata KAMI yang Allah gunakan. Menurut pandangan manusia, ‘kami’ adalah bentuk jamak. Artinya, lebih dari satu orang. Lantas, berarti Allah itu tidak cuma satu dong? Atau, Allah itu lemah dong, buktinya ‘kami’ itu digunakan Allah untuk menunjukkan siapa yang menciptakan? Wew, berhati-hatilah dalam memaknai hal ini.

Sekarang, pernah kah kita berpikir, Akulah pemilik segala keagungan di mana ketika kalian(manusia/makhluk) mencapainya secara bersama-sama, Aku mampu melakukannya sendiri.

Ya, kata KAMI dipilih Allah untuk menunjukkan betapa tak terbatasnya kekuatan Allah, betapa agung Dzat-Nya, dan betapa tak tertandingi kesempurnaan-Nya.
Maha Sempurna Allah dengan segala firman-Nya.

Allahu’alam



sumber dari: sanggemintang.wordpress.com/

Tuesday, 1 April 2014

Hukum Dan Fatwa Menyambut ‘April Fool’s Day’





april fool day


Masyarakat kita umumnya lebih cenderung dengan budaya ikut-ikutan. Sentiasa terpengaruh dan terpedaya dengan budaya orang kafir dan barat. Apabila orang kafir menyambut ‘Valentines Day’ mereka pun nak sambut ‘Hari Valentine/Kekasih’ juga! Bila orang kafir sambut ‘April Fool’s Day’, mereka pun ikut ‘fool’ sama menyambut hari mengarut itu!
.
Daripada Anas bin Malik, Rasulullah pernah bersabda: “Sesiapa yang menyerupai sesuatu kaum, maka dia itu termasuk di dalam kalangan mereka.” (Hadis Riwayat Imam Abu Daud r.a., Imam Ahmad Bin Hanbal dan Imam as-Suyuti )
.
Pada 1 April setiap tahun, sebahagian masyarakat menyambut hari tersebut dengan mengadakan perbuatan menipu atau gurauan untuk mengenakan orang lain yang dikenali sebagai ‘April Fool’. Hari April fool ini sepertinya hari perayaan syaitan dan iblis kerana pada hari ini ramai manusia menghalalkan apa yang diharamkan iaitu Menipu dan Bergurau Melampaui Batas.
Tidak dinafikan bergurau dalam konteks positif dan tiada unsur penipuan dan seumpamanya adalah tidak salah. Namun pada hari ‘April Fool’ ini, kita dapati pelbagai gurauan melampau dan keterlaluan malah ada yang hingga menjatuhkan maruah,  mendatangkan malu, keaiban, menimbulkan perasaan dendam dan sebagainya. Perkara inilah yang perlu umat Islam hindari dan  titik beratkan  serta diberi perhatian.

Agama Islam amat melarang ummatnya melakukan perbuatan mengaibkan dan menipu dengan sengaja, walau dalam bentuk apa sekalipun, samada dalam bentuk gurauan ataupun bukan. Mari kita lihat beberapa pendapat `ulama muktabar berkaitan isu ‘April Fool’ ini:

1) Shaikh Dr. Yusuf al-Qaradawi

Presiden Persatuan Ulama Dunia, Dr Sheikh Yusuf Al-Qaradhawi Hafizahullah menyatakan: “Menipu adalah satu sifat yang buruk. Ia tidak layak diamalkan oleh manusia yang berakhlak dan beriman. Bahkan ia adalah satu tanda kemunafikan.”
Ini kerana Rasulullah bersabda: “Orang munafik mempunyai tiga ciri: Dia menipu, tidak menepati janji, dan tidak menunaikan amanah.” (Hadis Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah memberikan amaran ke atas perbuatan menipu dengan tujuan menghiburkan manusia. Baginda bersabda: “Kecelakaan ke atas sesiapa yang menipu untuk menghiburkan manusia, kecelakaan ke atasnya, kecelakaan ke atasnya.” (Hadis Riwayat Abu Daud, at-Tirmizi, dan an-Nasai’e)
Rasulullah juga bersabda: “Seseorang itu tidak dikira benar-benar beriman hinggalah dia meninggalkan penipuan yang bertujuan untuk bergurau dan meninggalkan berdebat walaupun dia membawa kebenaran.”  (Hadis Riwayat Ahmad dan At-Thabrani).
Sebahagian hadis Nabi turut memberikan amaran ke atas umat Islam daripada menakutkan orang lain sama ada secara serius mahupun bergurau.
Rasulullah  bersabda: “Tidak dibenarkan seseorang menakutkan seorang Muslim.” (Hadis Riwayat Abu Daud)
 .
Oleh kerana itu, menipu adalah dilarang di dalam apa bentuk pun. Sambutan ini (hari April Fool) adalah dilarang kerana 4 sebab:
  1. Larangan menipu yang sudah termaktub di dalam al-Quran dan as-Sunnah.
  2. Kesedihan dan ketakutan yang tidak berasas (yang disebabkan penipuan itu) yang mungkin boleh menimpa seseorang mahupun kesemua ahli keluarganya walaupun hanya untuk satu jam.
  3. Pengkhianatan ke atas kepercayaan yang diberikan.
  4. Meniru budaya buruk yang bukan milik kita, iaitu penipuan.

2)  Shaikh Atiyyah Saqr

Adalah menjadi kesepakatan kesemua agama dan akal yang waras bahawa kejujuran itu satu kebaikan, dan penipuan adalah lawannya. Untuk menyatakan kebenaran, kata-katamu hendaklah menerangkan realiti, sedangkan untuk menyatakan penipuan adalah dengan menyampaikan apa yang bercanggah dengan apa yang kamu katakan mahupun lakukan. Seburuk-buruk pendustaan adalah sumpah yang palsu, bahkan itu adalah satu bentuk kemunafikan.
 .
Penipuan adalah dilarang kecuali ia dilakukan dalam keadaan dharurat. Di dalam kes tersebut, kaedah “dharurat menjadikan yang haram harus” digunakan. Dharurat hanya boleh diambil apabila tiada pilihan lain. Salah satu bentuk penipuan yang dibenarkan ialah apa yang kita panggil sebagai helah, iaitu menggunakan perkataan yang membawa lebih daripada satu maksud. Umat Islam mungkin boleh mengambil pemahaman yang positif daripada penafsiran perkataan (yang mempunyai dua makna) tersebut.
 .
Diriwayatkan bahawa penipuan dibenarkan untuk memberikan manfaat, bukan untuk melakukan kerosakan. Rasulullah bersabda: “Seseorang yang mendamaikan di antara dua insan dan berkata perkara yang baik, walaupun ia tidak benar, bukanlah seorang penipu.” (Hadis Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Ummu Kalsum binti ‘Uqbah turut berkata, di dalam tambahan lafaz ke atas hadis itu, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah membenarkan menipu kecuali di dalam tiga situasi; ketika perang, untuk mendamaikan di antara dua pihak yang bertelagah, dan perbualan biasa antara suami isteri.”

Apa yang dimaksudkan dengan perbualan biasa antara suami isteri ialah untuk meredakan kesusahan di dalam kehidupan.

Haram Meraikan ‘April Fool’ 
.
Rasulullah melarang kita menipu, Berdasarkan fatwa-fatwa di atas, kita dapati bahawa budaya ‘April Fool’ jelas bertentangan dengan ajaran Islam yang menuntut umat Islam sentiasa bersifat jujur.
Amalan menipu ini turut melanggar etika seorang manusia yang bermoral.  Tiada satu pun manusia yang normal fikirannya yang suka atau rela dia ditipu. Sewajarnya tradisi ‘April Fool’ ini dihentikan dan ditinggalkan oleh mereka yang selalu menyambutnya, walau untuk tujuan bergurau!
.
Umat Islam adalah diharam meraikan sambutan ‘April Fool’ ini kerana ia jelas boleh menjatuhkan maruah, merendahkan martabat kemanusiaan dan menyesatkan akidah umatnya.
Mudah-mudahan peringatan ini bisa membuka minda dan menyedarkan kita semua betapa Islam adalah agama yang sejahtera dan mensejahterakan. Larangan ini bagi menjaga hak setiap jiwa manusia agar tidak teraniaya.

Islam adalah ‘Deen’ atau cara hidup. Ia telah merangkumi segala-galanya. Bukan hanya kehidupan untuk di dunia yang sementara ini bahkan kehidupan abadi (abadan-abadan) nun di akhirat kelak. Semoga Allah سبحانه وتعالى terus memelihara kita semua agar kekal terus dalam agamanya iaitu Islam dan mengamalkan cara hidup yang berlandaskan syariat Islam yang sebenar.
.

وَالسَّلاَمْ




sumber dari: http://shafiqolbu.wordpress.com/

Larangan merayakan 1 April bagi umat Islam






Hari ini genap 1 April, teringat masa remaja dulu, sering dipermainkan rakan-rakan dengan kata-kata dan perbuatan yang melucukan dan tidak kurang pula yang mengejutkan hati. Masa tu, kurang pengetahuan agama dan tidak pula mahu bertanya kepada yang arif dan bijak ilmu agama.
   
Sebenarnya 1 April atau April Fool tidak perlu disambut oleh umat Islam dengan pembohongan-pembohongan yang bukan menjadi amalan Islam.

DR. Yusuf Al-Qaradhawi mengeluarkan fatwa yang berisi larangan melakukan aktiviti yang disebut April Fool. Ketua Ulama Islam Antarabangsa itu menegaskan bahawa melakukan April Fool bererti melakukan pembohongan yang nyata, yang dilarang dalam syariat Islam.

Dalam fatwanya, DR. Qaradhawi menyebut dalam diskusi Islam online, “April Fool atau kedustaan April, adalah haram. Kerana ini jelas sekali sifat bohong dan dusta, dengan menginformasikan sesuatu yang menakutkan dan menggelisahkan orang. Rasulullah saw mengatakan, “Tidak boleh seorang Muslim membuat takut saudaranya sesama Muslim, walaupun untuk bercanda dan bergurau.”

Alasan pengharaman April Fool yang dihuraikan Qaradhawi atas empat perkara:  

Pertama, kerana itu adalah dusta. Dusta bukan akhlak seorang yang beriman, tetapi akhlak kaum munafiqin.
Rasulullah saw bersabda, “Tanda orang munafik itu ada tiga, bila berbicara dia berdusta, bila berjanji dia ingkar, dan bila diberi amanah dia berkhianat.”

Kedua, kerana kedustaan akhlak boleh mengurangi keimanan seseorang. Rasulullah saw pernah ditanya apakah seorang mukmin boleh menjadi seorang pengecut? Rasulullah saw menjawab, ”ya.” Orang itu bertanya lagi, “Apakah ia boleh menjadi orang yang pelik?” Rasulullah saw menjawab, “ya.” Orang itu bertanya lagi, “Apakah ia bisa menjadi seorang pendusta?” Rasulullah saw menjawab, “tidak.”

Ketiga, dusta adalah pengkhianatan terhadap sahabat dan teman. Rasulullah saw bersabda, “Sebesar-besarnya pengkhianatan, sebesar-besarnya pengkhianatan, adalah jika engkau berbicara pada saudaramu dengan perkataan yang dia anggap engkau jujur, sedangkan engkau berdusta kepadanya.”

Keempat, April Fool termasuk taqlid a’ma (mengikuti secara membabi buta), terhadap kebiasaan non-Muslim. Kita sebagai umat yang dijadikan Allah swt sebagai umat pertengahan, dan menjadi saksi atas manusia tidak boleh mengikuti kebiasaan orang-orang non-Muslim melakukan kedustaan, kebohongan, keburukan. Kita tidak boleh mencampur antara yang baik dengan yang tidak baik.” Selanjutnya, Syaikh Al-Qaradhawi juga menghuraikan sejumlah kedustaan yang diharamkan, misalnya kedustaan yang bersifat massal, seperti melakukan kenyataan yang menyimpang dalam kenyataan akhbar dan iklan.
     
 Wahai sekalian remaja dan anak-anak yang terbaca blog saya ini, janganlah kalian menjadikan hari ini dan hari-hari yang berikutnya satu pembohongan kerana ia bukan perbuatan mulia dan haram di sisi agama Islam.

Nauzubillahi min zaalik.

Wallahu alam...



sumber dari: http://zmnaz.livejournal.com/

April Fool – Mengungkap Tragedi Sedih Umat Islam Sepanyol





Pada setiap tanggal 1 April, ada sahaja orang (terutama anak-anak muda) yang merayakan hari tersebut dengan membuat pelbagai kejutan atau sesuatu aneh yang di luar jangkaan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April. Namun, tahukah anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentera Salib terhadap kaum Muslim Sepanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebahagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)

Sejarah April Fool


Perayaan April Fool yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berasal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. The April’s Fool Day berasal dari satu episod sejarah Muslim Sepanyol pada tahun 1487 atau bersamaan dengan 892 H. Sebelum mengungkap tragedi tersebut, ada baiknya kita melihat sejarah Sepanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Sepanyol tumbuh menjadi satu negeri yang makmur secara beransur-ansur. Pasukan Islam tidak setakat berhenti di Sepanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitarnya menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang terletak di pergunungan.

Islam telah menerangi Sepanyol. Ini kerana sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Sepanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Sepanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mengamalkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Quran, tetapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Quran. Mereka selalu berkata untuk tidak minum khamar, bergaul bebas, dan segala macam hal yang dilarang oleh Islam. Keadaan seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Sepanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Sepanyol, namun mereka selalu gagal. Mereka telah mencuba beberapa kali tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah perisik untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Sepanyol. Akhirnya perisik itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Sepanyol, yakni yang pertama adalah harus melemahkan iman mereka dahulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara percuma ke dalam wilayah Sepanyol. Muzik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari berbanding membaca Al-Quran. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya adalah untuk menyemarakkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Sepanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Sepanyol jatuh dan berjaya dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga rakyat biasa, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dibantai dengan sadis dan kejam.

Satu persatu daerah di Sepanyol ditakluki. Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk Islam di Sepanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentera-tentera Kristian terus mengejar mereka.

Ketika jalan-jalan mulai sepi, yang tinggal adalah ribuan mayat yang bergelimpangan dan bermandikan aliran darah. Tentera Salib mengetahui bahawa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentera Salib itu meneriakkan pengumuman, bahawa para Muslim Granada boleh keluar dari rumah dengan aman dan dibenarkan berlayar keluar dari Sepanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Sepanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Sepanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentera Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam dibenarkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentera Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Sepanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentera Salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentera Salib itu membakar rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Manakala ribuan umat Islam yang berada di pelabuhan berasa terkejut ketika tentera Salib juga membakar kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Sepanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak boleh berbuat apa-apa kerana sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anak yang masih kecil. Lalu tentera Salib segera mengepung mereka dengan pedang yang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentera Salib itu segera membunuh umat Islam Sepanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentera Salib terus membunuh orang awam yang sama sekali tidak berdaya.

Seluruh Muslim Sepanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristian pada setiap tanggal 1 April sebagai “The Aprils Fool Day”.

Bagi umat Islam April Fool tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari dimana ribuan saudara seimannya disembelih dan dibantai oleh tentera Salib di Granada, Sepanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak layak jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan merayakan April Fool, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Fool, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan beramai-ramai terhadap ribuan saudara-saudaranya di Granada, Sepanyol, beberapa abad silam.



sumber dari: http://www.mykhilafah.com/artikel/

Fatwa Dan Hukum Menyambut ‘April Fool’s Day’







Presiden Persatuan Ulama Dunia, Dr Sheikh Yusuf Al-Qaradhawi menyebut:
Menipu adalah satu sifat yang buruk. Ia tidak layak diamalkan oleh manusia yang berakhlak dan beriman. Bahkan ia adalah satu petanda kemunafikan. Ini kerana Rasulullah SAW bersabda : Orang munafik mempunyai tiga ciri : Dia menipu, tidak menepati janji, dan tidak menunaikan amanah. [HR al-Bukhari dan Muslim]

Rasulullah SAW memberikan amaran ke atas perbuatan menipu dengan tujuan menghiburkan manusia. Baginda SAW bersabda: “Kecelakaan ke atas sesiapa yang menipu untuk menghiburkan manusia, kecelakaan ke atasnya, kecelakaan ke atasnya.” [HR Abu Daud, at-Tirmizi, dan an-Nasai’e]

Rasulullah SAW juga bersabda: “Seseorang itu tidak dikira benar-benar beriman hinggalah dia meninggalkan penipuan yang bertujuan untuk bergurau dan meninggalkan berdebat walaupun dia membawa kebenaran”. [HR Ahmad dan At-Thabrani]. Sebahagian hadis Nabi SAW turut memberikan amaran ke atas umat Islam daripada menakutkan orang lain sama ada secara serius mahupun bergurau. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak dibenarkan seseorang menakutkan seorang Muslim.” [HR Abu Daud]
 
Oleh kerana itu, menipu adalah dilarang dalam apa bentuk pun. Sambutan April Fool adalah dilarang kerana 4 sebab:

Larangan menipu yang sudah termaktub di dalam al-Quran dan as-Sunnah.
Kesedihan dan ketakutan yang tidak berasas (yang disebabkan penipuan itu) yang mungkin boleh menimpa seseorang mahupun kesemua ahli keluarganya walaupun hanya untuk satu jam.
Pengkhianatan ke atas kepercayaan yang diberikan.
Meniru budaya buruk yang bukan milik kita, iaitu penipuan.
 
Sheikh Atiyyah Saqr pula menyatakan:
Adalah menjadi kesepakatan kesemua agama dan akal yang waras bahawa kejujuran itu satu kebaikan, dan penipuan adalah lawannya. Untuk menyatakan kebenaran, kata-katamu hendaklah menerangkan realiti, sedangkan untuk menyatakan penipuan adalah dengan menyampaikan apa yang bercanggah dengan apa yang kamu katakan mahupun lakukan. Seburuk-buruk pendustaan adalah sumpah yang palsu, bahkan itu adalah satu bentuk kemunafikan.

Penipuan adalah dilarang kecuali ia dilakukan dalam keadaan darurat. Di dalam kes tersebut, kaedah “darurat menjadikan yang haram harus” digunakan. Darurat hanya boleh diambil apabila tiada pilihan lain. Salah satu bentuk penipuan yang dibenarkan ialah apa yang kita panggil sebagai helah, iaitu menggunakan perkataan yang membawa lebih daripada satu maksud. Umat Islam mungkin boleh mengambil pemahaman yang positif daripada penafsiran perkataan (yang mempunyai dua makna) tersebut.

Diriwayatkan bahawa penipuan dibenarkan untuk memberikan manfaat, bukan untuk melakukan kerosakan. Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang yang mendamaikan di antara dua insan dan berkata perkara yang baik, walaupun ia tidak benar, bukanlah seorang penipu.” [HR al-Bukhari dan Muslim].
Ummu Kalsum binti ‘Uqbah turut berkata, di dalam tambahan lafaz ke atas hadis itu, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah SAW membenarkan menipu kecuali di dalam tiga situasi iaitu ketika perang, untuk mendamaikan di antara dua pihak yang bertelagah, dan perbualan biasa antara suami isteri.” Apa yang dimaksudkan dengan perbualan biasa antara suami isteri ialah untuk meredakan kesusahan di dalam kehidupan.

Sheikh Shalih Fauzan menyatakan :
Penipuan adalah tidak dibenarkan langsung, pada bila-bila masa sahaja. Bahkan adalah tidak dibenarkan untuk meniru orang kafir dan menjadi seperti mereka, sama ada pada hari April Fool, mahupun pada hari-hari yang lain. Ini kerana Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai sesuatu kaum, maka dia sebahagian daripada mereka.”

Berdasarkan fatwa-fatwa di atas, kita mendapati bahawa budaya April Fool jelas bertentangan dengan ajaran Islam yang menuntut umat Islam sentiasa bersifat jujur.



sumber dari: http://www.e-fatwa.gov.my/

Hari April Fool -wikipedia




April Mop


Hari April Fool merupakan hari yang disambut setiap 1 April di kebanyakan negara. Hari ini disambut dengan usikan atau gurauan terhadap kawan, musuh, jiran, dan orang lain dengan tujuan bergurau senda atau memalukan mereka.

Pada 1 April 2005, laman web Malaysiakini menyiarkan berita mengenai tiga menteri Kabinet dan seorang Menteri Besar akan didakwa di mahkamah atas tuduhan rasuah. Empat pemimpin itu dikatakan sebahagian daripada 18 kes rasuah melibatkan orang kenamaan yang disiasat oleh Jabatan Peguam Negara.

Laporan itu dikeluarkan pada pukul 10.18 pagi tetapi disusuli tiga minit kemudian dengan satu penjelasan bahawa ia hanyalah satu jenaka yang menyebabkan kemarahan Peguam Negara, Tan Sri Abdul Gani Patail.

Malaysiakini memberi penjelasan yang disiarkan pada pukul 5.20 petang yang sama, dengan memaklumkan bahawa laporan itu dibuat untuk mencetuskan perbincangan di kalangan masyakat tentang isu rasuah. Ia juga mahu menarik perhatian masyarakat kepada apa yang disifatkannya sebagai "belum lagi dilakukan" oleh kerajaan untuk melawan jenayah itu[1].



sumber dari: http://ms.wikipedia.org/wiki/Hari_April_Fool

Wednesday, 20 November 2013

~ penyakit hati ~




ADA empat penyakit dalam diri individu yang semestinya dibasmi kerana jika dibiarkan, penyakit itu akan membarah dan membudaya kukuh sehingga menenggelamkan perwatakan individu sebagai seorang mukmin sebenar. Penyakit itu seperti kata Saidina Ali Abi Talib: “Kelak akan menimpa umat ini penyakit umat terdahulu iaitu penyakit sombong, kufur nikmat, mensia-siakan masa dan lupa diri dalam memperoleh harta dan bermegah-megah dengan harta. Mereka terjerumus ke dalam jurang kemenangan dunia, saling bermusuhan, dengki-mendengki dan dendam sehingga melakukan kezaliman.”

Ini senario dalam masyarakat Islam hari ini yang sentiasa lupa akibat perbuatan dan tingkah laku mereka yang menyeleweng daripada landasan agama, sedangkan Allah dan Rasul-Nya banyak memberi peringatan serta pesanan supaya berwaspada. Sikap pertama mesti dibendung ialah sombong kerana ini senjata syaitan untuk menjerumuskan seseorang ke jurang kehinaan.

Allah menegaskan dalam firman bermaksud: “Dan jangan engkau memalingkan mukamu (kerana memandang rendah) kepada manusia, dan jangan engkau berjalan di bumi dengan berlagak sombong. Sesungguhnya Allah tidak suka orang yang sombong takbur lagi membanggakan diri.” (Surah Luqman, ayat 18) 

Sombong ialah penyakit hati yang akan memudaratkan hubungan dengan manusia lain. Bayangkan seandainya dia seorang peniaga. Bagaimanakah perniagaannya hendak berjaya dan dihormati pelanggan? 

Tentu peniaga sebegini dibenci dan dijauhi. Jadi, siapakah yang rugi? Sebaliknya, jika seseorang peniaga itu sentiasa berwajah manis dengan senyuman, sudah tentu ia akan menjadi faktor tarikan dan secara tidak langsung mampu melonjakkan keberkesanan perniagaannya.

Perkara kedua kata Saidina Ali ialah kufur nikmat. Ini penyakit sangat berbahaya. Kufur nikmat ialah cepat lupa diri hingga lupa bersyukur kepada Allah yang memberikan nikmat. Ini warisan penyakit Firaun dan Qarun yang dilaknat Allah kerana sombong dan kufur dengan nikmat dikecapi. 

Seseorang itu dikategorikan sebagai kufur nikmat apabila bakhil terhadap harta kekayaannya. Jiwa terasa kaku untuk menghulurkan sedekah jariah buat insan lain yang memerlukan, apatah lagi berzakat? 

Ini semua akan mengundang padah dan laknat Allah serta bakal berhadapan seksa sengsara di akhirat nanti. Allah sudah memberi amaran keras terhadap orang yang kufur nikmat. 

Ditinjau dari perspektif psikologi, sikap kufur nikmat mencerminkan corak hati yang tamak dan rakus sehingga terbuai dalam keenakan harta dunia. Dari sisi pandang sosiologi pula, mereka dilihat insan yang ingin melihat hanya dirinya saja memperoleh nikmat. 

Ingat pesanan Rasulullah SAW yang bermaksud: “Seorang hamba berkata: Hartaku, hartaku! Sesungguhnya harta yang punya itu hanya ada tiga, iaitu apa yang ia makan hingga habis, apa yang ia pakai hingga usang dan apa yang ia berikan hingga ia mendapatkan pahalanya. Sedangkan harta selain itu akan menghilang dan ditinggalkan untuk orang lain (diwariskan).” (Hadis riwayat Muslim) 

Penyakit ketiga yang perlu dihindari ialah lalai dalam pengurusan masa. Jika diperhatikan, majoriti kaum muslimin yang leka dan melalaikan aspek mengurus masa. Lihat saja bagaimana anak muda saban malam berlumba haram, merempit di jalanan dan yang suka melepak di pusat beli belah. 
Ibnu Mas’ud meninggalkan wasiat berguna buat kita semua, katanya: “Demi Allah, aku tidak menyesali sesuatu pun seperti penyesalanku terhadap suatu hari yang matahari terbit di dalamnya, di mana ajalku semakin dekat dan amalku tidak bertambah.” 

Sementara, pesan Ibnu Umar pula: “Jika kamu memasuki waktu petang, maka jangan menunggu pagi. Apabila kamu memasuki waktu pagi, maka jangan menunggu datangnya petang.” Kedua-dua pesanan sahabat Rasulullah SAW itu wajar direnungi untuk memperkasakan kualiti pengurusan masa kita. 

Penyakit umat akhir zaman yang keempat sangat sinonim dengan situasi semasa yang sedang kita lihat iaitu bermegah dengan harta benda dunia. Manusia tidak lagi mempedulikan aspek etika dan aturan wajib dalam memperoleh harta, janji asal dapat. 

Bagaimana cara atau kaedahnya tidak diberikan perhatian disebabkan rakus dan berlumba mengejar harta dunia. Apa dinyatakan Saidina Ali ada kebenarannya. Oleh itu, kita perlu sentiasa berhati-hati supaya diri, keluarga, masyarakat dan negara tidak berada dalam bahaya. 







sumber dari: faizsolehan.wordpress.com

“RATU SYURGA”




Bukankah Si “RATU SYURGA” yang dimaksudkan itu adalah ANAKANDA PUTERI KESAYANGAN Baginda RASUL yakni SAIYIDATINA FATIMAH AZ ZAHRA..?

Lalu, andai 100,000 ini berselawat dan bertafakur seketika menghayati dan menghargai ARWAH insan yang BAKAL JADI KHALIFAH untuk ibu-ibunya, nenek-neneknya, moyang-moyangnya, isteri, kakak-kakaknya, anak-anak perempuannya  serta seluruh MUSLIMAH kelak – bukankah itu AMAT ‘MENGEMBIRAKAN’ baginda Rasulullah??

Baginda kata:

“Barang siapa yang membencinya (Fatimah) , maka ia telah membenciku, dan barang siapa membahagiakannya, maka ia telah membahagiakanku.”


Namun SEMALAM sudah berlalu. Dihimpunan SETIAP MASJID itu, dihimpunan BESAR itu, disana-sini, SEMALAM BERLALU tanpa KESAH akan KISAH 20 JAMIDIL AKHIR ini.



sumber dari: mirhazilazran.wordpress.com

Friday, 15 November 2013

adab menguap






Dari Abu Hurairah dari Nabi saw ia bersabda : Sesungguhnya Allah Taala suka kepada orang yang bersin dan benci kepada (orang yang) menguap. Apabila salah seorang dari kalian bersin dan mengucapkan hamdalah kepada Allah Taala adalah hak bagi setiap muslim mendengarnya membaca YarhamukAllah (Semoga allah memberi rahmat kepadamu). 


Adapun menguap itu adalah dari syaitan. Apabila salah seorang dari kalian menguap maka hendaklah ia mengembalikan (mulutnya) sedapat-dapatnya. Sesungguhnya apabila seseorang dari kalian menguap, syaitan pun tertawa kerananya. [Riwayat Bukhari]

Dari Abu Hurairah r.a katanya Rasulullah s.a.w telah bersabda: Menguap (dengan mulut terbuka luas) merupakan gangguan dari syaitan. Apabila ada di antara kamu yang menguap maka hendaklah dia menutup mulutnya mengikut kemampuan.[Riwayat Muslim]

Dari Abu Said Al-Khudri ra dari Nabi saw ia bersabda:
Jika ada di antara kamu menguap, tutuplah mulutmu kalau-kalau syaitan masuk [Riwayat Abu Dawud]

Terdapat beberapa hadis lain lagi yang berkisar perihal menguap dan adab-adabnya. Dan kesemua hadis-hadis tersebut membawa kepada satu makna, iaitu Islam tidak suka seseorang menguap terutama tanpa menutup mulut apatah lagi ketika sembahyang.

Dari Sahih Muslim Syarah Nawawi membicarakan mengenai maksud “Menguap adalah dari Syaitan. kata Imam Nawawi :

“Apa-apa perbuatan dari akibat kemalasan dan penyebabnya ditambah kepada seseorang bagi memuaskannya. Didalam Al-Bukhari Nabi saw berkata [Hadith no 1 diatas] : “Sesungguhnya Allah swt suka kepada bersin dan benci kepada menguap”. Dan berkata : Bersin menunjukkan kecegasan (aktif) dan ringan badan. Dan menguap pula sangat berbeza kerana ia memberatkan berat badan dan kepadatannya, dan kerehatannya membawa kepada bibit-bibit kemalasan. Ia satu penambahan kepada kerja Syaitan kerana ia akan menyeru kearah Syahwat. Ia ia disasarkan kearah menambah dan berlebihan didalam makanan dan makan yang berlebihan. Dan mengetahui bahawa menguap telah menambahkan. ” – Al-Nawawi

Menurut Mohammad bin Ismail as-Shan’ani didalam bukunya Subulus Salaam bahawa “Menguap dikatakan termasuk perbuatan syaitan, kerana dia keluar dari akibat kekenyangan atau kemalasan, dan kedua-dua perbuatan ini termasuk perkara-perkara yang disukai syaitan”


Sheikh Muhammed Salih Al-Munajjid berkata, dari hadis-hadis yang mengkhabarkan perihal menguap ini, boleh disimpulkan bahawa:
  1. Syaitan menyukai manusia yang menguap kerana ia tanda kemalasan
  2. Syaitan memasuki seseorang itu ketika menguap.
  3. Syaitan mentertawakan sesiapa yang menguap dan memperlekehkan keburukan wajah diri yang sedang menguap

Maka jelas menguap itu satu tingkahlaku yang tidak beradab/baik. Bahkan dibenci Allah. Oleh yang demikian, seseorang itu hendaklah cuba sedaya upaya untuk tidak menguap. Cubalah sedaya upaya untuk merapatkan mulut ketika menguap sedapat yang mungkin. Sekiranya perlu, tutuplah mulut dengan tangan. Dan juga janganlah menghasilkan sebrang suara ketika menguap itu.



sumber dari: wansite.blogspot.com

Those Who Desire Paradise







Paradise is a beautiful place where Muslims will enter on the Day of Judgement by the will of Allah. However in order to take a seat in Paradise, we must strive very hard in this life.

In this lecture, Bilal Assad narrates inspiring stories, which shakes the heart and causes the eyes to shed tears, of men and women who truly deserved Paradise by remaining firm on their religion despite all the merciless persecution and hardship. These inspirational stories are from before, after and during the time of the Prophet Muhammad (PBUH)



sumber dari: kalamullah.com

Tuesday, 24 September 2013

7 Kelebihan Air Mata




7 Kelebihan Air Mata Yang Mungkin Kita Tidak Pernah Tahu. Sememangnya menangis terlalu lama akan membuatkan mata menjadi merah dan bengkak.


7 Kelebihan Air Mata Yang Mungkin Kita Tidak Pernah Tahu | Siapa kata menangis tak itu ada gunanya? Sememangnya menangis terlalu lama akan membuatkan mata menjadi merah dan bengkak. Tapi jangan salah anggap bahawa menangis dan mengeluarkan air mata itu tidak ada faedah disebaliknya, ternyata kajian mendapati bahawa menangis dapat menjadi penawar kepada kesihatan tubuh badan dan fikiran kita. 

Jom baca keajaiban dan faedah air mata yang tidak diketahui oleh kita selama ini seperti yang berikut :

1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cecair yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada mata yang bleh membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteria
Tak perlu ubat titis mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibiotik. Di dalam air mata terkandung cecair yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 peratus bakteria-bakteria yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteria, hanya dalam 5 minit.

3. Meningkatkan mood 
Seseorang yang menangis boleh menurunkan kadar emosi kerana dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari menangis kerana emosi mengandungi 24 peratus protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa kajian tentang air mata dan menemui bahawa air mata yang keluar dari hasil menangis kerana emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahawa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkan dari mata.

5. Mengurangkan stres 
Bagaimana menangis boleh mengurangkan stress? Air mata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh iaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stress, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stress seperti tekanan darah tinggi.

6. Membina komuniti 
Selain baik untuk kesihatan fizikal, menangis juga membantu seseorang untuk bangun dengan semangat dan azam baru. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya pada teman-temannya atau seseorang yang memberikan bantuan, dan hal ini meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan lebih tenang.

7. Melegakan perasaan 
Semua orang rasanya merasa demikian. Walaupun anda didera berbagai macam masalah dan cubaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem dalam badan, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di fikiranmu dengan menangis, jangan dipendam kerana anda bleh menangis dengan penuh penyesalan.

p/s : Sekadar berkongsi info dan artikel mengenai air mata dan hai ini tidak bermakna untuk menyuruh anda untuk menangis.


sumber dari: fuh.my

Sunday, 1 September 2013

Angin Ahmar





Penyakit Angin Ahmar ialah penyakit mati sebahagian badan, yang biasanya datang dengan tiba-tiba dan sukar pula untuk diubati.

Angin ahmar atau strok ialah masalah kesihatan yang diakibatkan oleh salur darah tersumbat dan bekalan darah ke sebahagian otak diganggu. Bahagian otak tersebut tidak lagi menerima oksigen yang mencukupi dan oleh itu, sel-sel otak akan rosak atau mati, dan mengakibatkan bahagian badan yang dikuasai oleh bahagian otak itu tidak berfungsi. Angin ahmar ialah kecederaan saraf yang serius dan gejalanya ialah kehilangan fungsi saraf secara tiba-tiba. Punca angin ahmar termasuk kelanjutan umur, darah tinggi, kencing manis, kolesterol tinggi dan merokok. - Dari Wikipedia

Sejarah dan Kisah Angin Ahmar
Walau bagaimana pun dengan rahmat dan belas kasihan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya maka melalui Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam umat Islam dikurniakan Doa yang sangat mustajab dan besar faedahnya bagi menjauhi penyakit tersebut disamping lain-lain penyakit berbahaya dan bala bencana.

Penyakit Angin Ahmar ini mempunyai sejarahnya yang tersendiri, telah ada semenjak zaman Nabi Sulaiman a.s..Semasa baginda menerima mengadap segala rakyatnya termasuk segala jin, manusia dan binatang, tiba-tiba baginda merasa ujub atau bangga diri; dalam hatinya berkata siapakah makhluk Allah yang tidak mahu tunduk kepadanya.

Seketika itu juga menjelma satu makhluk seperti lembaga manusia, yang besar, gagah dan hebat serta garang. Nabi Sulaiman terkejut dan menggeletar lalu bertanya kepada lembaga itu siapakah dia, dan mengapa ia datang. Lembaga itu menjawab bahawa dia bernama Ar-Raihul-Ahmar (Angin Ahmar) iaitu penyakit yang amat berbahaya dari lain-lain penyakit. Ia diberi kuasa untuk mendatangkan kesakitan kepada anak cucu Adam, termasuk boleh meresap masuk ke dalam urat saraf dan darah, dan juga otak seseorang hingga hilang akal.

Nabi Sulaiman segera mengarahkan panglima-panglimanya agar membunuh Ar-Raihul-Ahmar itu; namun lembaga itu menjawab bahawa tiada sesiapa makhluk yang boleh membunuhnya, lalu segera menghilang. Angin Ahmar itu masih ada hingga zaman Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan zaman kita sekarang. Pada zaman Nabi Muhammad cucu baginda iaitu Saiyidina Hassan bin Ali pernah terkena penyakit rongga dan keluar darah. Ketika itu turun Malaikat Jibril dan memberitahu baginda bahawa Hassan terkena penyakit Angin, lalu baginda bertanya adakah ubat penawarnya. Jibril menjawab ada lalu ghaib. Sebentar kemudian Jibril kembali dan memberitahu Rasulullah, bahawa Allah SWT telah mengurniakan Doa mustajab bagi sesiapa yang membacanya walau pun sekali seumur hidupnya. Baginda pun membaca doa ini; lalu dengan sebentar itu juga sembuhlah Saiyidina Hassan, boleh berdiri dan sihat walafiat. Baginda lalu menganjurkan kepada para sahabat agar mengajarkan Doa ini kepada umat Islam sekalian.

Mereka yang terkena penyakit Angin Ahmar ini hendaklah berusaha mengamalkan membaca Doa ini seberapa kerap, terutama selepas solat. Setengah ulama menulis Doa tersebut dengan dakwat pada mangkuk atau pinggan putih; kemudian dibasuh dengan air lalu sebahagiannya diminum dan sebahagiannya disapukan pada anggota yang terkena penyakit tersebut. Yakinilah doa ini, kerana dengan keyakinan itu insya-Allah mereka yang terkena penyakit Angin Ahmar itu akan segera sembuh, terutama bagi yang belum terlalu berat penyakitnya.


sumber dari: angin-ahmar-stroke.blogspot.com

Sunday, 25 August 2013

Surat yang Buat PM Turki Menangis




Asma Beltaji, aktivis yang tewas tertembak di Kairo, Mesir


Surat seorang ayah untuk putrinya yang tewas ditembak di Mesir membuat PM Turki Recep Tayyip Erdogan menangis. Ayah itu adalah Mohamed el-Beltaji, petinggi Ikhwanul Muslimin, yang kehilangan putrinya, Asma Beltaji, 17 tahun.
Asma jadi korban kekejaman penembak jitu militer Mesir dalam membubarkan demonstrasi Ikhwanul Muslimin, siang hari, 14 Agustus lalu. Saat itu dia bersama ibunya tengah membantu para demonstran yang terluka di Kairo.
Ini terjemahan dari isi surat yang ditulis Beltaji tersebut:

Putriku tercinta dan seorang guru yang terhormat, Asma al-Berltaji. Aku tak ingin mengucapkan selama tinggal padamu. Aku ingin mengatakan, suatu saat nanti kita akan berjumpa lagi.

Kau telah hidup dengan kepala yang mendongak, memberontak terhadap tirani dan belenggu dan mencintai kebebasan. Kau telah hidup sebagai pencari ketenangan dari cakrawala baru untuk membangun negeri ini menjadi tempat yang tepat untuk masyarakat.

Kau tidak pernah menyibukkan dirimu dengan hal-hal yang menyibukkan orang-orang seusiamu. Walaupun pendidikan tradisional tidak mampu memenuhi aspirasi dan minatmu, kau selalu menjadi juara di kelas.

Aku tidak pernah mendapat cukup waktu berharga untuk bersamamu di kehidupan yang singkat ini. Terutama karena waktu yang aku miliki tidak memungkinkan bersama denganmu.
Terakhir kali kita duduk bersama di alun-alun Rabiah al Adawiyah, kau berkata Bahkan ketika bersama kami, kau selalu sibuk' dan aku katakan padamu 'Sepertinya hidup ini tidak akan pernah cukup untuk kita menemani satu sama lain, jadi aku berdoa pada Allah semoga kita akan selalu bersama di surga nanti.'

Dua hari sebelum kau dibunuh, aku melihatmu di mimpiku, mengenakan pakaian pengantin warna putih dan kau sangat cantik. Ketika kau dibaringkan di sisiku, aku bertanya "apakah ini malam pengantinmu?" Kau menjawab, "Ini siang hari, bukan malam".

Ketika berita kau dibunuh pada malam Rabu itu datang, aku mengerti apa maksudmu dalam mimpi itu dan aku tahu Allah telah menerima jiwamu sebagai seorang syahidah. Kau memperkuat keyakinanku bahwa kita berada pada kebenaran dan musuh kita di sisi yang salah.

Sangat menyakitkanku tidak bisa hadir mengucapkan perpisahan terakhir dan melihatmu untuk yang terakhir kalinya; tidak mencium keningmu; dan tidak mengimami shalat jenazahmu.

Aku bersumpah demi Allah, sayangku, aku tidak takut kehilangan nyawa atau di penjara dengan tidak adil, tapi aku ingin membawa pesan yang engkau rela mati karenanya, yaitu untuk menuntaskan revolusi, untuk menang, dan meraih tujuan.

Jiwamu dicabut dengan kepalamu mendongak tinggi melawan tirani. Peluru pengkhianat itu mengenai dadamu. Dengan niat yang tulus dan jiwa yang suci. Aku yakin kau jujur pada Allah dan Dia memilihmu di antara kami dan memuliakanmu dengan pengorbanan.

Akhirnya, putriku tercinta dan seorang guru yang terhormat:

Aku tidak ingin mengucapkan selamat tinggal, tapi sampai jumpa. Kita akan segera bertemu dengan Rasulullah dan sahabat-sahabatnya di Surga, tempat dimana keinginan kita untuk menghabiskan waktu satu sama lain dan bersama orang-orang tercinta kita akan dikabulkan.


sumber dari: us.dunia.news.viva.co.id

Saturday, 24 August 2013

Walisongo






Walisongo atau Walisanga dikenal sebagai penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke 15 dan 16. Mereka tinggal di tiga wilayah penting pantai utara Pulau Jawa, yaitu Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, dan Cirebon di Jawa Barat.

Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat para Walisongo ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.

Arti Walisongo

Masjid Agung Demak, diyakini sebagai salah satu tempat berkumpulnya para wali yang paling awal.
Ada beberapa pendapat mengenai arti Walisongo. Pertama adalah wali yang sembilan, yang menandakan jumlah wali yang ada sembilan, atau sanga dalam bahasa Jawa. Pendapat lain menyebutkan bahwa kata songo/sanga berasal dari kata tsana yang dalam bahasa Arab berarti mulia. Pendapat lainnya lagi menyebut kata sana berasal dari bahasa Jawa, yang berarti tempat.

Pendapat lain yang mengatakan bahwa Walisongo ini adalah sebuah dewan yang didirikan oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel) pada tahun 1474. Saat itu dewan Walisongo beranggotakan Raden Hasan (Pangeran Bintara); Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang, putra pertama dari Sunan Ampel); Qasim (Sunan Drajad, putra kedua dari Sunan Ampel); Usman Haji (Pangeran Ngudung, ayah dari Sunan Kudus); Raden Ainul Yaqin (Sunan Giri, putra dari Maulana Ishaq); Syekh Suta Maharaja; Raden Hamzah (Pangeran Tumapel) dan Raden Mahmud.

Para Walisongo adalah intelektual yang menjadi pembaharu masyarakat pada masanya. Pengaruh mereka terasakan dalam beragam bentuk manifestasi peradaban baru masyarakat Jawa, mulai dari kesehatan, bercocok-tanam, perniagaan, kebudayaan, kesenian, kemasyarakatan, hingga ke pemerintahan.

Nama-nama Walisongo

Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai siapa saja yang termasuk sebagai Walisongo, pada umumnya terdapat sembilan nama yang dikenal sebagai anggota Walisongo yang paling terkenal, yaitu:

* Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim
* Sunan Ampel atau Raden Rahmat
* Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim
* Sunan Drajat atau Raden Qasim
* Sunan Kudus atau Jaffar Shadiq
* Sunan Giri atau Raden Paku atau Ainul Yaqin
* Sunan Kalijaga atau Raden Said
* Sunan Muria atau Raden Umar Said
* Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah
Para Walisongo tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga karena pernikahan atau dalam hubungan guru-murid.


sumber dari: ketoprakjawa.wordpress.com

Marah itu bara api




anger_management-copy.jpg


Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Said Alkhundri r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Marah itu bara api maka siapa yang merasakan demikian, jika ia sedang berdiri makan hendaklah duduk, bila ia sedang duduk hendaklah bersandar (berbaring).”
                        Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Said Alkhundri r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Awaslah kamu dari marah-marah, kerana marah itu bererti menyalakan api dalam kalbu anak Adam, tidakkah kamu melihat seseorang yang marah itu merah matanya dan tegang urat-uarat lehernya, kerana itu bila seseorang merasakan yang demikian hendaklah berbaring dan meletakkan badannya ditanah.”
                        Sesungguhnya ada diantara kamu orang yang lekas marah tetapi juga lekas reda, maka ini seimbang dan ada yang lambat marah dan lambat sembuh (reda), ini juga seimbang, dan sebaik-baik kamu lambat marah dan cepat re;a. dan sejahat-jahat kamu yang cepat marah dan lambat sembuhnya.”
                        Abu Umamah Albahili r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Siapa yang dapat menahan marah padahal ia dapat (kuasa) untuk memuaskan marahnya itu, tetapi tidak dipuaskan bahkan tetap ditahan/disabarkan, maka Allah s.w.t. mengisi hatinya dengan keridhoan pada hari kiamat.”

                        Umar bin Abdul Aziz berkata kepada orang yang telah memarahkannya: “Andaikan engkau tidak membikin marahku, nescaya sudah saya beri hukuman.” Yakni Umar ingin menurut kepada unjuran Allah s.w.t. didalam ayat yang berbunyi: “Walkaa dziminal ghaidha.” (Yang bermaksud): “Dan mereka yang dapat menahan marah.” kerana itu, ketika ia mendapat kesempatan untuk menahan maka langsung dipergunakan.
                        Umar bin Abdul Aziz melihat seorang yang mabuk, maka ketika akan ditangkap untuk dihumkum dera, tiba-tiba dimaki oleh orang yang mabuk itu, maka Umar kembali tidak jadi menghukum dera, dan ketika ditanya: “Ya Amirul mukminin, mengapakah setelah ia memaki kepadamu tiba-tiba engkau tinggalkan?” Jawab Umar: “Kerana ia menjengkel aku maka andaikan aku hukum (pukul) mungkin kerana murka ku kepadanya, dan saya tidak suka memukul seorang hanya membela diriku (untuk kepentingan diriku).”
                        Maimun bin Mahran ketika budaknya menghidangkan makanan dan membawa kuah, tiba-tiba tergelincir kakinya sehingga tertuang kuah itu kebadan Maimun dan ketika Maimun mahu memukul budak itu, tiba-tiba ia berkata: “Tuanku, laksanakanlah ajaran Allah s.w.t. (Yang berbunyi): “Walkadhiminal ghaidha.” (Yang bermaksud): “Dan mereka yang menahan marah.” Maimun berkata: “Baiklah.” Maka budak itu berkata: “Kerjakan lanjutannya (ayat yang berbunyi: “Wal afina aninnas.” (Yang bermaksud): “Dan engkau memaafkan orang.” Maimun berkata: “Saya maafkan engkau.” Budak itu berkata: “Kerjakan lanjutannya (ayat yang berbunyi: “Wallahu yhibbul muhsinin.” (Yang bermaksud): “Dan Allah kasih kepada orang yang berbuat kebaikan.” Maimun berkata: “Saya berbuat baik kepadamu, maka engkau kini merdeka kerana Allah s.w.t.


sumber dari: drzeze.wordpress.com

Friday, 2 August 2013

PERLUKAH KITA SOLAT




perlukah kita solat


perlukah kita solat
tak payah kamu jawab
budak tadika pun tahu
solat itu perlu
solat itu wajib
walau apa cara sekali
walau tiada tangan
walau tiada kaki
walau dalam duduk
walau dalam merangkak
walau dalam berbaring
walau hanya kelipan mata
tetap wajib bagimu
tiada lagi kompromi

perlukah kita solat
perlukah kamu jawab
jadi apa tunggu lagi
bilal sudah azan
siak dah bentang sejadah
imam dah lilit serban
usah cari alasan
belum mandi wajib
itu alasan murahan

perlukah kita solat
biar aku jawab
memang solat itu perlu
amalan pertama ditanya
sebelum amalan lain
jika lulus solatmu
yang lain pasti lulus
pasti tuju syurga
insyaallah…


sumber dari: puteraduyong.com

Solat Itu Merehatkan Jom Kita Solat




Solat Itu Merehatkan Jom Kita Solat


Kita sememangnya sentiasa sibuk dan akhirnya berasa penat dengan kehidupan seharian. Ada pelbagai cara yang kita gunakan untuk melegakan kepenatan iaitu dengan cara berehat. Ada antara kita yang berehat dengan bersantai ditaman, bersukan, lepak dengan kawan, menonton televisyen, membeli belah atau ada yang tidur sahaja.

Sebenarnya ada cara luar biasa untuk berehat dan rileks. Cara ini sebenarnya telah dipelopori oleh Rasulullah s.a.w. Inilah gaya terbaik yang ditunjukkan oleh baginda. Rasulullah selalu lari daripada dunia yang memenatkan dengan menunaikan solat. Sebab itulah apabila baginda ingin meminta Bilal mengumandangkan azan, baginda akan berkias; “Wahai Bilal, rehatkan kami dengan solat.” (Riwayat Ahmad)
Solat mampu menyediakan satu cetusan baru kepada Muslim. Usai solat, hati akan terasa lain setelah dicas semasa solat. Masalah terasa kecil berbanding Allah Yang Maha Besar malah penat mula meminggir. Jom kita bersolat!


sumber dari: puteraduyong.com

Saturday, 8 June 2013

Bebola Mata Gergasi Di Pantai Florida






Jika kita lihat bebola mata gergasi ini, ia seolah-olah seperti mata ikan. Namun saiz yang agak luar biasa telah mendatangkan pelbagai andaian daripada semua pihak. Ia sememangnya amat mengejutkan dengan bentuk yang agak pelik dan bersaiz besar. Mana tidaknya kemunculan bebola mata gergasi berwarna biru di pantai Florida Selatan telah mencetuskan tanda tanya banyak pihak selepas gambarnya dimuat naik ke dalam internet. Jom lihat gambar di bawah ini.

Pembantu profesor untuk program sains marin di Universiti Antarabangsa Florida, Heather Bracken-Grissom berkata, hasil pemerhatian awal mereka mendapati objek misteri itu mungkin spesies sotong yang hidup di laut dalam atau ia adalah spesies ikan todak yang besar.
Difahamkan, bola mata gergasi itu ditemui oleh seorang penduduk tempatan semasa dia bersiar-siar di sepanjang pantai Pompano utara Fort Lauderdale pada Rabu lalu.

Menurut Heather, perubahan suhu dunia turut memberi kesan kepada laut dan keadaan tersebut mungkin telah menyebabkan kemunculan beberapa spesies hidupan laut dalam yang tidak pernah dilihat sebelum ini di pesisir pantai.
“Kanta bebola mata objek misteri itu menyerupai bentuk mata sotong di laut dalam.Ia boleh membesar seperti saiz sebuah bola sepak.
Misteri bola mata gergasi tersebut akan terjawab selepas kami selesai menjalankan kajian ke atasnya di Institut Penyelidikan Hidupan Liar dan Akuatik Florida di St Petersburg,” jelasnya.
Andaian tepat yang dibuat setakat ini berkemungkinan bebola mata gergasi tersebut datangnya dari haiwan hidupan laut dalam. Namun sememangnya kehadiran bebola mata gergasi ini mengejutkan ramai pihak kerana ia bukan sahaja bersaiz besar malah dikatakan mirip seperti mata dinasour pula. Hai, pelik.. Wallahua’alam.


sumber dari: mohdkhalilsaba.com

membaca al-Fatihah dalam solat




al fatihah Batal Solat Salah Baca Al Fatihah


Menusuk jiwa setiap kata-kata Ustaz Don dalam khutbah Jumaat siang tadi di Masjid Al-Hasanah, Bandar Baru Bangi. Ustaz Don menceritakan bagaimana Al-Quran dapat mengubah hati seseorang. Contoh yang diberi dalam khutbah Jumaat tu Ustaz Don ceritakan bagaimana Saidina Umar yang terkenal dan digeruni dengan sifatnya yang bengis, tegas dan garang telah masuk Islam kerana bacaan Al-Quran (surah Taha).

Orang zaman sekarang ni pulak malas baca al-Quran. Ramai yang dah jauh dari al-Quran. Ada yang hanya baca al-Quran seminggu sekali, ada yang baca al-Quran sebulan sekali, dan ada juga yang baca al-Quran setahun sekali. Malah ada yang langsung tak tahu membaca al-Quran!

Membaca al-Quran bukan sekadar baca je tapi kena baca dengan kaedah dan bacaan yang betul. Contoh, salah bacaan al-Fatihah dalam solat seperti yang diberitahu Ustaz Don. Mungkin masih ada yang tak tahu bacaan al-Fatihah yang salah boleh membatalkan solat. Membaca al-Fatihah kan satu rukun dalam solat. Bila salah kaedah bacaannya, maka rosaklah solat. Semua kerana kejahilan kita dan sebab malas belajar kaedah membaca al-Quran dengan betul.

Baca Al-Fatihah secara Wakaf

Kaedah membaca al-Fatihah dalam solat yang ditekankan dalam khutbah Jumaat oleh Ustaz Don siang tadi adalah bacaan secara ‘wakaf’. Apabila kita hendak membaca, kita ambil nafas dan kita terus membacanya. Setiap bacaan ayat dalam surah al-Fatihah apabila wakaf (berhenti), ayat seterusnya kena sambung dengan nafas yang baru.

Mengikut sunnah Rasulullah SAW, ketika membaca al-Fatihah dalam solat kalau kena wakafkan bacaan, kena wakafkan. Setiap kali nak masuk ayat baru, tarik nafas. Maksudnya, ayat surah al-Fatihah baca satu per satu. Pastikan sebutan betul, makhraj huruf betul dan mematuhi setiap hukum tajwid termasuk panjang pendek bacaan. Jika hukum-hukum ini tidak dipatuhi, solat boleh menjadi tidak sah.

Bila kita baca ayat surah al-Fatihah dan berhenti dihujung ayat, dan disambung ayat seterusnya dengan nafas yang sama, ianya adalah satu kesalahan dalam membaca Al-Quran. Oleh sebab itulah solat yang dikerjakan menjadi tidak sah.

Cara Baca Surah Al-Fatihah


  1. (Ambil nafas) dan baca “Bismillaahirrahmaanirrahiiiiiimm“, kemudian wakaf/berhenti. (baki nafas dibuang)
     
  2. (Ambil nafas baru) dan baca “Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiiiiiin“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)
     
  3. (Ambil nafas baru) dan baca “Arrahmaanirrahiiiiiimm“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)
     
  4. (Ambil nafas baru) dan baca “Maalikiyau middhiiiiiinn“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)
     
  5. (Ambil nafas baru) dan baca “Iyyaakana’budu wa iyyaakanasta’iiiiiinn“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)
     
  6. (Ambil nafas baru) dan baca “Ihdinaosirataol mustaqiiiiiimm“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)
     
  7. (Ambil nafas baru) dan baca “Siratoallazi na an’amta’alaihim ghoiril maghduu bi’alaihim walaodhoaaaaalliiiiiinn“, kemudian wakaf. (baki nafas dibuang)

Kalau kita rasa solat yang kita kerjakan sebelum ni ada kesalahan pada bacaan al-Fatihah, maka solat tu adalah tidak sah. Oleh itu kena qada balik semua solat tu. Kalau rasa terlampau banyak nak qada, tadahkan tangan berdoa dan mohon keampunan dengan Allah SWT atas kejahilan diri kita dan minta ibadah solat yang dikerjakan diterima oleh-Nya.

p/s: Janganlah tinggalkan al-Quran, dan amalkanlah membaca al-Quran. Penting untuk umat akhir zaman seperti kita sekarang ni.


sumber dari: anarm.net/blog

Sunday, 2 June 2013

Doa mengelak gangguan syaitan



Bacaan untuk menolak gangguan syaitan



Maksudnya:


Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, yang tidak boleh ditembusi oleh orang yang baik dan yang jahat, dari kejahatan semua makhluk, dari kejahatan semua yang turun dari langit dan yang naik kepadanya, dari kejahatan semua yang tumbuh di dalam bumi dan yang keluar daripadanya, dari kejahatan fitnah yang berlaku di waktu malam dan siang dan dari kejahatan yang datang (pada waktu malam) kecuali dengan tujuan baik, wahai Tuhan yang Maha Pengasih.


sumber dari: mikohiro.blogspot.com