Pages

Showing posts with label salamantarabenua. Show all posts
Showing posts with label salamantarabenua. Show all posts

Tuesday, 22 October 2013

missing u from mu







sumber dari: theborneopost.com

mascot for Thamrin City?




mascot for Thamrin City?



sumber dari: zarabalqis.com

Pentland Hills, Edinburgh






A lovely regional park located approximately 5 minutes from home.. After 3 years, only now, we managed to visit this beautiful park. We hope  this is not our last visit here.. ;)


sumber dari: aisyamommydaddy.wordpress.com

fountain at Victoria Square






sumber dari: erniekhairina.blogspot.com

Ladies Laksa Lunch







sumber dari: munamahdzarfadaaq.com

Dunnottar - the setting





Of late, the weather here has been outstanding, albeit a bit blustery.
Being on the cliff, with the nature's own wind machine, overlooking the sea reminded me of Cathy and Heathcliff - having that loony Kate Bush's song "Wuthering Height" playing in my head didn't help at all.


sumber dari: munamahdzarfadaaq.com

Ustaz Amin di Baitul Maqdis




Rombongan kali ini berada di Baitul Maqdis tidak lama kerana kami akan meneruskan perjalanan ke Mekah dan Madinah pula

IMG_9823

Seperti biasa, perjalanan masuk ke al-Aqsa di kawal ketat. Rombongan kali ini ramai anak muda, jadi banyak juga yang kena periksa betul-betul ketika nak masuk.

IMG_9837

Suasana di dalam batu tergantung saat ini

IMG_9872

Suasana di dalam masjid Marwani, masjid bawah tanah di al-Aqsa

IMG_9904

Santai bersama jemaah sambil berkongsi kisah dan pengalaman di al-aqsa


sumber dari: ustazamin.com

Tuesday, 23 July 2013

Ramadhan ke 2 di Korea




Di indonesia, dari kota besar hingga kota kecil, dari pelosok utara hingga ke selatan, pastilah semarak ramadhan di rasakan di manapun itu. Tapi tidak dengan Korea, Kota-kota kecil seperti Masan dan Jinju.
Saat diberi kesempatan mengujungi Busan, (Busan adalah salah satu kota besar yang terletak 1 jam dari Masan dan Jinju), di sepanjang jalan, subway, dan terminal, tidak ada semarak ramadhan yang muncul. Tetapi ketika memasuki salah satu kampus untuk melaksakan buka puasa bersama, mulailah terlihat satu persatu teman yang hadir. Mahasiswa Indonesia yang ada di Korea memang kerap kali mengadakan acara seperti ini untuk lebih menguatkan diantara sesama ‘anak rantau’ dan juga mempererat silaturahmi. Apa yang istimewa dari buka puasa kali ini? Tentu saja, adanya masakan Indonesia yang disajikan untuk memenuhi kerinduan dan para peserta yang hadir bukanlah hanya mahasiswa muslim, tapi seluruh mahasiswa Indonesia, baik muslim, Kristen, Budha atau agama yang lain.

Saat berada di sana, terdapat beberapa hal yang dirasakan oleh teman-teman ketika melakukan puasa di Korea. Ayi, mahasiswi S1 yang saat ini sudah 4 tahun berada di Korea mengatakan, ia merasa lebih khusyuk dan senang , saat tempat tinggalnya saat ini telah pindah ke daerah dekat masjid. Sedangkan Indah dan Defri, mahasiswa S2 dan S3 yang baru dua minggu berada di Busan mengatakan bahwa cuaca di korea lebih mendukung (lebih sejuk, karena saat ini sudah masuk musim gugur)  tapi hal yang sangat dirindukan adalah suasana dan semarak Ramadhan seperti di Indonesia.

busan

Buka puasa sudah selesai, saatnya beralih ke masjid busan. Masjid ini adalah salah satu mesjid besar yang ada di Korea, selain di Itaewon,  Kimhae dan Gwangju. Dan saat ini juga sedang di bangun sebuah masjid di changwon, mohon doanya dari pembaca di Indonesia. Kembali ke Masjid Busan, taraweh pada malam itu di imami oleh seorang muslim Libya. Jama’ah yang hadir cukup banyak pada hari itu, karena memang, sabtu—minggu adalah waktu dimana para pekerja dan mahasiswa libur atau lebih luang dibandigkan weekdays. Saat itu jama’ah laki-laki berjumlah 3 shaff penuh dan 1 shaff yang diisi setengah dan jama’ah wanita terdiri atas 3 jama’ah. Saat salat tarawih  dan witir selesai, diumumkan, bahwa untuk muslim Indonesia diharapkan tidak pergi dulu karena ada tausiyah dan pembentukan kepanitiaan Idul Fitri. Saat Idul Fitri tahun lalu, Masjid Busan memfasilitasi untuk 700 jama’ah, namun yang hadir ternyata lebih dari 1000 jama’ah. Dan tahun ini, dengan adanya kemungkinan Idul Fitri jatuh di hari minggu, maka diperkirakan jumlah jama’ah akan membludak, untuk itu diperlukan kesiapan panitia dan SDM yang cukup untuk mengaturnya.

Para jamaah putri berkumpul dan tidur di ruang keputrian, sedangkan jama’ah laki-laki disediakan tempat untuk tidur di dalam masjid. Suara lantunan ayat Alquran terus berkumandang, hingga akhirnya waktu sahur tiba. Salat subuh kembali di imami oleh seorang muslim dari Libya, dan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Imam Masjid, seorang Muslim Korea dalam bahasa Korea yang diartikan ke bahasa Indonesia oleh salah satu rekan. Semakin sejuknya dan khusyuknya ramadhan di hari itu. Di pagi harinya, diadakan kerja bakti untuk membersihkan mesjid sedangkan jama’ah putri berkumpul untuk mengikuti kajian cyber. Saat itu beberapa rekan pekerja menceritakan pengalamannya saat berpuasa. Mba Iis yang bekerja di pabrik besar mengatakan bahwa pabriknya memiliki standar kerja yang tinggi, sehingga tidak dibolehkan bagi pekerja untuk meninggalkan pekerjaannya, sehingga saat ia bekerja pada shift malam, ia harus mensiasati waktunya untuk dapat makan sahur, bahkan ia pernah makan sahur di toilet. Lain lagi dengan mb Atin, kondisi tempat ia bekerja tidak seperti di tempat mb Iis, ia memiliki waktu yang cukup untuk shalat, berbuka ataupun sahur saat shift malam. Semoga mereka dan rekan pekerja yang lainnya dimudahkan dan dikuatkan untuk melaksanakan puasa kali ini.

Saat salat zuhur berjama’ah terdapat satu orang jama’ah yang baru hadir, dan ia adalah Nadya, seorang muslimah asli Korea yang baru bersyahadat satu hari yang lalu.. subhanallah.. Nadya masih membawa buku pembimbig sholat saat melaksanakan salat zuhur berjama’ah, dan kami pun berdiskusi menggunakan bahasa korea dan Inggris untuk lebih menguatkan Nadya dalam berislam.

Saat seleseai melaksanakan salat Ashar, terdapat beberapa tamu yang ingin mengetahui lebih jauh Islam itu seperti apa. Mereka sengaja datang ke Masjid untuk bertemu para muslim dan menanyakan berbagai hal terkait Islam. Pada hari itu terdapat dua siswi SMU Isabel high school, mereka mendapat tugas dari sekolah untuk belajar lebih jauh tentang islam dan muslim, mereka menanyakan berbagai hal, ttg islam, hijab, kemudian mereka juga ikut buka puasa bersama, bahkan mencoba mukena dan diajarkan salat. Lain lagi dengan seorang ibu guru, yang juga ikut buka puasa bersama, dilanjutkan dengan solat maghrib. Ibu guru tersebut diajarkan bagaimana berwudhu dan juga salat. Ada juga mahasiswi yang memperhatikan kami saat kami solat zuhur dan mengikuti kajian zuhur. Mah-mudahan saja penerimaan muslim di sini membekas di hati mereka. Dan kemarin juga  terdapat salah satu stasiun TV nasional meliput kegiatan ramadhan  kami di Mesjid, sejak siang hari hingga berbuka puasa. Tayangan ini akan ditayangkan sebagai acara documentary yang akan disiarkan beberapa hari kemudian. Semoga saja dengan melihat tayangan itu, masyarakat Korea akan lebih dapat menghargai dan mengerti mengenai Islam dan muslim.


sumber dari: ditaadesusanti.wordpress.com

Syaer Awang Goneng






Bertahun berdekad di perantauan
Segala kenangan tetap di ingatan
Si Awang Goneng hasil nukilan
Untuk semua jadi tatapan
*
Bertahun-tahun di tanah Inggeris,
Bijak bermadah, indah berpuitis,
Begitulah kisah seorang penulis
Pengalaman dirakam, buku ditulis
**
Suka duka, tangis dan tawa
Mok Mek dan Mok Nab semua dia cerita
Cek Qaleh Teksi, Pok Loh Standok juga
Pak Ku Hj Ambak serban besar bakul, dia tak lupa
Menyingkap kembali apa dirasa
***
Sedari kecil ke zaman remaja,
Keropok lekor , rojok Pok Deh dia suka,
Itulah dia si Awang Goneng, anak Ganu kite.


sumber dari: akarimomar.wordpress.com

Semarak Raudhah Ramadhan




star


Di sana Ramadhan, di sini Ramadhan. Alhamdulillah kemeriahan menyambut bulan yang mulia ini semakin hangat terasa. Kalau dulu meriah bila nak raya sahaja. Tetapi Alhamdulillah sekarang ini saya turut terasa kemeriahan menyambut Ramadhan di Malaysia.

Mengimbau kembali pengalaman pertama menyambut Ramadhan di Jordan, alangkah syahdunya perasaan ketika itu. Berjalan ke masjid bersama teman serumah, mendengar tazkirah pendek di antara tarawikh, melihat rumah-rumah yang dihias cantik dengan lampu berwarna-warni. Masjidnya meriah sepanjang Ramadhan, tazkirahnya penuh dengan ruh.  Bukan itu sahaja, air Tamar hind yang menyegarkan, kutayif yang gebu dan enak itu menjadikan Ramadhan di Jordan unik sekali.

Saya bukanlah berniat untuk membanding-bandingkan. Di Malaysia meriah juga Ramadhannya. Cuma bezanya di Malaysia, sebelum Ramadhan lagi dah keluar pelbagai iklan dan jualan Raya. Bahkan sebulan sebelum Ramadhan lagi orang dah mula sibuk mencari baju raya dan sebagainya. Tak salah untuk beraya sakan, tetapi Ramadhan pun biarlah sakan juga.

Kesibukan Bukan Pengahalang

Motivasi untuk diri sendiri yang sudah tentunya sibuk dengan kerjaya dan pelbagai urusan lain. Semoga segala kesibukan harian tidak menjadi pengahalang untuk kita mengimarahkan Ramadhan kali ini. Kalau sebelum ini masa-masa senggang kita diisi dengan makan-makan dan berehat, kini masa makan tersebut bolehlah diganti dengan tilawah al-Quran. Selaku orang berkerjaya, kita haruslah fleksibel dalam melakukan ibadah-ibadah sunat. Janganlah terlalu rigid hingga akhirnya satu pun kita tak buat. Solat Tarawih contohnya, jika kita bekerja shift malam, pandai-pandailah mencuri masa malam yang panjang itu untuk bertarawih. Tak semestinya kena ke masjid baru boleh bertarawih.

Selain itu, janganlah disempitkan ruang lingkup ibadah itu. Kerja kita juga ibadah. Niatkan setiap perbuatan ikhlas kerana Allah. Lazimkan diri dengan zikrullah semasa melakukan prosedur/ kerja. Mudah-mudahan setiap detik hidup kita diterima sebagai ibadah olehNya. Mudah-mudahan Allah berkati setiap kerja kita.

Puasa itu Kekuatan

Persepsi bahawa puasa ini meletihkan dan melemahkan sebenarnya tidak benar sama sekali. Lihat sahaja orang-orang terdahulu, mereka bertempur di medan perang ketika Ramadhan, mereka meluaskan ajaran Islam ketika Ramadhan. Mereka juga berpuasa, tetapi mereka tidak lembik. Puasa bagi mereka bukan melemahkan bahkan menjadikan mereka lebih kuat. Mereka juga tidak lupa untuk menghidupkan malam hari dengan ibadah meskipun telah memerah keringat di siang hari, lambang mereka sangat menghargai hadiah Ramadhan dari Allah.

Jika mereka boleh, mengapa kita tidak? Sedangkan kita telah disediakan dengan pelbagai kemudahan yang memudahkan kita dalam pelbagai urusan. Kita bukannya bekerja di bawah terik matahari. Bahkan kita bekerja dan berurusan di dalam bangunan-bangunan berhawa dingin. Kita bergerak ke sana ke mari dengan kenderaan bermotor, bukannya berjalan kaki. Kita juga dikurniakan Allah nikmat makanan yang melimpah ruah untuk bersahur dan berbuka. Maka apa lagi alasan kita?

Hadiah Dari Allah

Allah beri peluang keemasan ini setahun sekali sahaja. Amalan sunat diberikan pahala fardu, amalan fardu dilipatgandakan pahalanya berganda-ganda. Maka rebutlah peluang ini sebaik-baiknya. Sesungguhnya Ramadhan ini merupakan hadiah dari Allah buat hamba-hambanya. Rugilah sesiapa yang menolak hadiah Ramadhan yang sangat berharga ini.. Jom semarakkan Raudhah Ramadhan!


sumber dari: sentuhanjiwa.wordpress.com

Sunday, 16 June 2013

Ketika Sebatas Perantauan






“Ketika itu Malam tampak begitu suram, awan-awan enggan menampakkan indahnya kilauan bintang-bintang. Tetes demi tetes tangisan langit telah jatuh ke bumi, menyirami jiwa-jiwa yang kering dan menghidupi jiwa-jiwa yang mati. Suara muadzin pun mulai bersahut-sahutan di seluruh penjuru, mengajak seluruh jiwa untuk segera bercakap-cakap dengan penguasa langit dan bumi. Aku pun yang tengah duduk menghayati baris-demi baris harus rela menghentikan semuanya untuk segera menunaikan sholat Maghrib.

Bergegas kulangkahkan kaki ini menuju mesjid darul fathim. Pemandangan tak seperti biasanya, sandal-sandal telah bertumpuk saling tindih-menindih, kendaraan roda dua banyak terparkir Tak biasanya. Hati ini pun mulai berbicara, apakah itu firasat hati. “Ah bukan” aku pun sambil menghibur diri, menanti jawaban bahwa seakan ada pengajian atau lainnya. Ternyata hati kecil ini berkata benar, sebuah keranda berkain hijau berlafazh “Laa illaaha illallah” telah terpakir di dekat pintu masuk. Hati ini mulai berdegup kecang, apakah ini pertanda bahwa aku masih cinta dunia. Aku pun mulai mengangkat kedua tangan, memulai takbiratul ihram untuk mengikuti gerakan imam.”

Malam ini saya mendapatkan pelajaran yang luar biasa. Ketika melangkahkan kaki ke mesjid, namun melihat hal yang tak biasa, seakan menimbulkan pertanyaan dan jawaban tersendiri. Ternyata salah seorang hamba telah dipanggil kembali menghadap tuhannya, dan keranda bertuliskan “Laa illaaha illallah” pun telah di letakkan tepat berada di dekat pintu mesjid. Memang  Allah sedang menampakkan kepada semua manusia bahwa suatu saat nanti kita akan menyusulnya.

Rumah mewah dan mobil ber-AC, semua akan kita tinggalkan, dan hanya itulah yang akan menjadi kendaraan terkahir kita. Siap atau tidak siap, mau atau tidak mau, pastinya kematian akan datang, dan malam ini juga mengajarkan kita, bahwa bumi ini hanya tempat persinggahan, yang namanya singgah pastilah tidak lama, kalau kelamaan ntar diusir sama yang punya.:).

Saya pun kembali merenung, kalaulah bumi ini hanya tempat persinggahan, berarti Layaknya seorang yang bertamu ke suatu tempat, maka tamu yang baik pastilah tidak akan berlama-lama disana, merasa tidak pernah betah, dan selalu terbayang-bayang dengan rumah yang sesungguhnya. Lantas saya pun berfikir, kalaulah dunia ini hanya sementara, tapi mengapa banyak kita seakan lupa, terlena, terpedaya dengan indahnya nikmat dunia yang ditampilkan kepada kita, padahal Allah menyiapkan seluruh rezki untuk semua makhluk di muka bumi sebagai bekal selama persinggahan untuk kembali ke kampung halaman, bukan hanya bengong, tidur-tiduran, atau malah tersesat di tempat perantauan, dan menikmati persinggahan seakan tak mau pulang.

Jantung pun berdegup kencang, seakan tidak ingin melihat keranda tersebut. Apakah ini pertanda bahwa saya masih sangat cinta dunia, sehingga merasa ketakutan dan tidak siap jikalau maut menjemput. Padahal maut adalah rahasia, tidak ada satu makhluk yang mengetahuinya, bila ruh sudah tidak mengisi relung jiwa, maka jasad ini bagaikan seonggok daging yang tak berdaya. Ruh bukan hanya berada di jantung, melainkan seluruh tubuh. Kalaulah bagian tubuh kita tersayat sedikit, maka sebanyak itulah ruh diangkat di dalam tubuh. Namun bila ruh tersebut pergi meninggalkan jasad ini, maka berdiripun tak kuasa, mata terpejam dan tubuh hanya terbujur kaku.

Dunia ini hanyalah sementara, tempat persinggahan yang seakan tidak bernilai. Lantas berapakah harga dunia? berapakah nikmat yang diberikan kepada kita selama persinggahan? Tidak lain hanyalah seperti kita meletakkan satu jari kedalam lautan, lalu kita angkat jari tersebut. Maka seberapa banyak yang bisa kita angkat? Setetes, dua tetes, tiga tetes, maka sebanyak itulah kenikmatan yang diberikan oleh dunia. sedangkan yang kita tinggalkan! Masya Allah, selautan. Lantas hari ini banyak dari kita yang terpedaya, dan lupa menjalani dunia seolah-olah hidup selama-lamanya, hingga kita pun lupa tuk kembali pulang ke kampung halaman. Maka Rasulullah pun berkata dan mengumpamakan dunia,

“Kehidupan dunia adalah penjara bagi seorang mukmin dan surga bagi seorang kafir” 
(HR. Muslim)

Sehingga seorang mukmin tidak akan pernah bertah, ia selalu rindu dengan kampung halaman, ia tidak bisa tidur nyenyak, makan pun tak enak. Lantas inilah yang membuat Abu Bakar berdo’a kepada Allah :

“Ya Allah jadikanlah dunia di tangan kami, bukan di hati kami “
Abu Bakar ash-Shiddiq


sumber dari: belajarnulisideologis.wordpress.com

Thursday, 30 May 2013

Salam Perantau from Vanderbilt University






sumber dari: majesticlegacy.blogspot.com

salam dari tanah amsterdam






salam dari negara di bawah paras laut.

membuka mata pagi ini benar-benar menginsafkan. harum tulip seperti harus air mawar yang membasahi kain kafan. aku menghirup harum itu sedalam-dalamnya dengan penuh titis air mata. selainnya tak banyak yang aku dambakan.

kata-kata seorang teman berdarah turkis campur duest menggugah fikir. katanya "kenapa orang melayu terlalu percaya kepada adat?". aku tidak segera menjawab pertanyaan demi pertanyaan itu. aku segera teringat watak ATAN dalam novel Sakura Mengorak Kelopak karya Arenawati. kalau atan boleh mengawal nafsu daripada godaan gisha di jepun mengapa aku tidak boleh? lalu aku teringat juga kata ustad jahid sidek, katanya "pokok pangkalnya iman dan hati. di barat tak ada jabatan agama islam macam JAWI atau JAIS. kalau nak buat maksiat tak ada orang yang marah. tapi kita kena ingat bahawa Allah ada di mana-mana. mata Allah tiada sempadan. Allah boleh lihat apa-apa sahaja yang kita lakukan".

pagi itu, selepas sarapan aku bergegas ke rottedham. melihat laut dan bilar-bilar langit yang dipancar matahari yang dingin. ketika sedang membelek-belek sms dari rakan penulis, aku disapa, "bon dia (apa khabar)?" bahasa duest (belanda) pekat itu mengejutkan aku. berpaling dan menoleh siapa, hatiku tiba-tiba berombak. "Tak mungkin," getus hati kecilku. dia merenung tajam ke arahku.

seorang wanita lingkungan 30-an, bertahi lalat di bawah bibir kiri, bertudung putih menghulurkan buku Taman Percakapan. "Karya saudarakah buku ini?".

aku tidak segera menjawab malah banyak yang aku fikirkan. 


sumber dari: shamsudinothman.blogspot.com

Salam Perantauan Dari SitiAtikah




tahun 2002 kat New Zealand
haa maaf aku time ni tak pakai tudung lagi la.. tapi sekarang dah pakai .. cute tak aku .. time ni aku baru masuk form 1 .. baru lepas UPSR .. aku pergi New Zealand dengan mak dan kakak .. ini lah first time aku naik kapal terbang .. terus pergi jauh .. takut weh naik kapal terbang mula mula ni .. gambar ni je jumpa .. menyesal tak simpan betul betul -Salam Perantauan dari University of New Zealand-


kat Masjidil Haram , Mekah .. Tahun 2005
tahun 2005 aku pergi Mekkah pulak menunaikan ibadah Umrah .. aku pergi dengan , mak , bapak dan kakak ..  -Salam Perantauan Dari University Al-Azhar , Mesir-


kat Bali tahun 2007
tahun 2007 aku pergi ke Bali pula .. best .. romantik.. urut memang best .. aku pergi dengan mak , abang dan kakak ipar … -Salam Perantaun dari Universiti Indonesia tahun 2 bidang kedoktoran-


Melbourne , tahun 2010
Melbourne , tahun 2010
tahun lepas aku pergi Melbourne pulak .. raya ke 5 aku pergi .. cuti-cuti dengan adik-beradik .. aku pergi dengan kakak , abang , abang ipar , kakak ipar dan anak buah … -Salam Perantauan Dari Universiti Australia , tahun 2 bidang kewangan-

InsyaAllah destinasi lepas ni Korea la kot .. he he.. dalam perancangan ..
tunggu -Salam Perantauan dari Korea pula ye , bidang kejuteraan -


sumber dari: sitiatikah.com

Friday, 23 November 2012

365 tage in berlin III -in memories








Keluarga besar Berliners semakin menguncup. Serang demi seorang pulang tapi tiada yang datang. Kak K, Effa, Khadijah, Muz dan Fida, Rizal, Suhaimi, Reduan, Abang Sidi, Naseer dan paling terkini Naz dan Emy yang pulang Ramadhan tadi.

Teringat saya semasa mula-mula kaki menjejakkan kaki ke Berlin, Mar dan Rizza bersusah-susah datang ke rumah kami di Iranische semata-mata mengajak kami makan nasi di Al Reda. Hendak tunjukkan tempat makan. Fida pula tunjukkan saya di mana hendak membeli barang-barang masak. Dari Leopoldplatz ke Vin Loi hinggalah ke Pasar Turki. Muz dan Fida juga menunjukkan kami cara mendaftarkan Hardy ke sekolah. Naz dan Emy bawa kami pusing-pusing untuk tengok Saturn tempat menjual barang elektrik. Masa tu kami nak cari seterika. Hingga ke malam mereka menemankan. Itu belum cerita bagaimana bersusah-payahnya ketiga-tiga keluarga ini membuat persiapan membantu kami tiba, menjemput di lapangan terbang dan menjamu makanan.

Kesemua mereka yang pulang ada kenangannya yang tersendiri bersama kami. Terlalu panjang catatan saya jika hendak ditulis di sini. InsyaAllah ia akan kekal menjadi satu memori yang abadi.....



sumber dari: lailakamilia.blogspot.com

Saturday, 10 November 2012

Taman Angry Birds



angry.bird .drawings (Gambar) Taman Angry Birds Di Finland..Jom Tengok



Taman hiburan Angry Birds di Särkänniemi, Finland sudah selesai. Rencananya, minggu ini akan dirasmikan.
“Pembukaan Lahan Angry Birds di Särkänniemi adalah kesepakatan yang sangat besarbagi kami”, ucap Miikka Seppälä, bos taman tersebut. Dengan harga tiket 35 Euro(dewasa) dan 29 Euro (anak-anak di atas 4 tahun), plus diskaun bila menempah jauh hari sebelumnya, nampaknya taman Angry Birds ini akan menarik banyak pengunjung.

“Karakter Angry Birds berasal dari Finland tapi kemudian terkenal hingga seluruh dunia,dimainkan oleh semua usia. Jadi rasanya pas dengan kewujudan taman ini,” kataSeppala lagi, sambil menambah, ”Tujuan kami ingin memotivasi semua penggemargame Angry Birds, orang tua dan kanak-kanak -anak, agar menikmati permainan dialam terbuka. ”

Khabarnya, taman serupa akan dibuat di negara-negara lain. Apakah Indonesia juga jaditarget? Entah, belum ada khabar tentang ini.

Hebatnya Si Burung Pemarah


AngryBirdsParkLayout.jpeg (Gambar) Taman Angry Birds Di Finland..Jom Tengok

Sejak dilancarkan, permainan burung pemarah yang menyerang babi-babi ini telahdimuat turun sebanyak 700 juta kali. Keuntungan yang dikeruk Rovio - sebagai pembuatgame ini - juga didapati dari penjualan pelbagai merchandise hingga iklan.

Sebuah kisah yang luar biasa dari trio ”Geek” yang sempat berada di jurangkemusnahan. Hingga akhirnya Mikael Hed, Niklas Hed, dan Peter Vesterbackamelancarkan Angry Bird di kedai Aplikasi Apple pada Disember 2009. Cukup tigatahun dan kini burung-burung warna-warni itu membawa mereka terbang ke kejayaankewangan.


 (Gambar) Taman Angry Birds Di Finland..Jom Tengok

Rovio membuat aplikasi percuma berasaskan Android itu hanya dengan modal awal sekitar Rp 1,18 bilion (80 ribu pound Sterling). Tapi sekarang, syarikat tersebut bernilai(Rp 11,09 juta), sebuah nilai yang hebat selama tiga tahun. Bahkan Perdana Menteri Britain David Cameron adalah salah seorang peminat terbesar Angry Birds.

Vesterbacka, 42 tahun, mengaku bahawa butuh waktu untuk mencari formula Angry Birdyang tepat. Tapi, sekali ketemu, ia pun sedar bahawa Angry Bird ini istimewa. ”AngryBird adalah permainan ke-52 kami. Setiap ada permainan baru, Niklas selalu menunjukkan kepada ibunya,” kata Vesterbacka.


W020120427392189092480 (Gambar) Taman Angry Birds Di Finland..Jom Tengok

Biasanya, ia melanjutkan, ibu Niklas selalu pergi. Ketika disodorkan Angry Bird,responsnya berbeza. ”Ibu Niklas bermain Angry Bird sepanjang hari Krismas, itu adalahpenunjuk yang bagus kerana dia tidak pernah bermain permainan di dalam gadget,”ujar Vesterbacka.Vesterbacka kini mendapat gelaran Steve Job-nya dunia aplikasi, apalagi dengan cita-citanya mendirikan taman Angry Birds. ”Kami ingin taman Angry Birds ada di seluruh bandar-bandar dunia, jadi anda boleh berjalan dan berbasikal dengan mudah didalamnya,” kata dia.


thumb.php  (Gambar) Taman Angry Birds Di Finland..Jom Tengok


Kepopuleran Angry Birds memang luar biasa. Kini produk-produknya hadir dalam 10juta mainan, notebook, tempat makan, selimut, seprei, dan baju. November 2011, kedairasmi Angry Birds telah dibuka di Helsinki, Finland.

Tahun 2012, Angry Birds dirancang muncul dalam 52 episode televisyen. Tak hanyalayar kaca, burung-burung pemarah ini tak sabar muncul di layar perak. Rovio telahmemegang bekas bos studio Marvel, David Maisel, untuk menghasilkan filempenembak babi hijau itu.

Siri terbaru Angry Birds, iaitu Angry Birds Space, yang baru saja dilancarkan Mac lalu,kini sudah dimuat turun sebanyak 50 juta kali ..


sumber dari: ohduniaku.com

Monday, 15 October 2012

overhead cable or underground



Transmission Line by pauzikassim



Ini contoh sign board jalan di Korea... ape yang menarik perhatian aku adalah walaupun di bandar mereka tak kisah pun guna overhead cable yang serabut tu... berbanding di Malaysia yang sikit-sikit kene tarik kabel underground... sikit-sikit nak korek jalan tanam kabel... katanya nak jaga ESTETIK Value lah... puihhhh...

Overhead Cable by pauzikassim

Tapi setelah gua berdiskusi dengan penarik kabel Korea... diorang prefer pasang overhead cable sebab kat bawah jalan semuanya adalah laluan subway train... so susah lah nak potong atau korek jalan... 



sumber dari: pauzikassim.blogspot.com

Saturday, 13 October 2012

curry 'n' mint





I've seen this plants a few times before kat a few other nurseries but tak pernah terberani nak beli sebab lagi lah lain giler banding dengan pokok kari yang kat Malaysia tu. And the smell pun lain lah dengan daun kari yang I grew up with kat Malaysia. Nak tau bau dia macam mana? Daun ni takde bau unless you crushed the leaves or rubbed against the leaves. Bau dia sebijik macam bau indian kari yang dah siap masak, basically a mixture of bau cumin, coriander, fennel, bawang, garlic, halia and rempah lain. That's the only way I know how to describe it. Masa I crushed it against my fingers, bila I cium memang macam bau my fingers lepas makan nasi and kari lah........ terus aje jadi lapar u, wehkehkehkeh..... It says on the information card, kata the leaves are edible and boleh dimasak so I guess I'll try it one day hey. Kalau after that, I berhenti blogging for a few days, you tau lah kenapa, hehehehe ;-).


So, what do you think of this 'curry plant'? Pelik kan rupa dia. Nampak macam rosemary leaves sikit kan but the smell memang tak macam rosemary.


And this one we bought because it looks and smells so delicious. We already had a few mint plants growing tapi bila tengok yang ni terpikat terus pulaknya and lain sikit rupanya dari the common mint. Not that we use that much mint in our cooking but I guess lepas ni bolehlah I put it in my hot choc or in my choc cake ye :-). Pastu kalau sedap sangat2 my choc cake because of the mint, bolehlah I bukak bisnes kek kat sini, hahahaha.......

Nama aje chocolate mint but believe me, it doesn't taste like chocolate, hehehe ;-).

Ini rupa common mint, lain sikit kan dengan the chocolate mint tu :-)


sumber dari: salam2benua.blogspot.com

kangaroo's paw





These are Kangaroo's Paw plants which I think are native to WA. They are so named sebab the bunga resembles kangaroo's paw/ tapak kaki kangaroo. This is the red flower type, ada yang black, orange, purple flowers. We all dulu tanam gak pokok ni kat depan rumah but they grew for about 2 years aje then got 'eaten' by bugs so jadi tak cantik.


sumber dari: salam2benua.blogspot.com

purple jacarandas







Since sekarang ni Spring kan so pergi mana2 pun memang penuh dengan bunga. Nak tunjuk satu lagi pokok yang terdapat banyak kat WA ni but not native to here. It's called Jacaranda tree. Flowers dia warna purple and when it's Spring time and the flowers bloom, the whole tree will be covered in purple flowers, sampai tak nampak daun hijau dia langsung kadang2. Ingat tadi nak stop kat one street ni which was lined with jacaranda tress on both sides and it was really beautiful, but tak sempat pulaknya, maybe tomorrow I'll try to take some photos of the street.


sumber dari: salam2benua.blogspot.com