Pages

Monday 28 November 2011

mulia seorang ibu

Paulus Widiatmoko_Kasih Ibu di Hari yang Fitri



Wanita adalah makhluk Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah dimuliakan kedudukannya. Dalam pandangan Islam, wanita tak sembarangan bisa diperlakukan. Di masa kini, wanita yang telah dimuliakan darjatnya pun telah salah langkah. Banyak para remaja terlupakan bagaimana Allah telah memuliakan wanita.

Ingatlah betapa mulianya Sang IBU, sampai-sampai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda:

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw dan bertanya kepada beliau, Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berhak aku pergauli? Beliau menjawab, Ibumu! Ia bertanya lagi, Lalu siapa?Rasul menjawab lagi, Ibumu! Ia balik bertanya, Siapa lagi? Rasul kembali menjawab, Ibumu! Ia kembali bertanya, Lalu siapa lagi? Beliau menjawab, Bapakmu!
[Dikeluarkan oleh Asy-Syaikhani Bukhari-Muslim


betapa mulianya lah sang ibu...
Ada pun firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala :
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka melabuhkan jilbabnya*) ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
* Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
Ini adalah suatu tanda dimana wanita begitu dijaga kemuliannya. Tapi dizaman kini, wanita malah tak bersyukur dengan apa yang Allah tetap kan kepadanya.

Cubalah kita berfikir, wanita dalam ajaran ISLAM, jangankan untuk di sentuh auratnya ataupun tangannya dengan yang bukan mahramnya MELIHAT auratnya wanita saja tidak boleh. Disini betapa bernilainya sang Wanita, tak sembarang orang yang bisa melihat apalagi menyentuhnya.
Tapi kini? Anak-anak di zaman kini, para remaja khususnya, telah berlomba-lomba membuka aurat dan begitu senangnya untuk disentuh lelaki yang bukan mahramnya. Mereka telah menyia-nyiakan kemuliaan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala beri.

Yaa Allah, saedarkan saudara AKHWAT untuk selalu menjaga hijabnya. Betapa mulianya wanita dengan hijab/jilbab itu. Dan Aurat itu adalah akar kata dari aib yang harus ditutup.
Betapa banyak dosa kita ini mengenai masalah hijab yang telah hilang dimasa kini, Astagfirullah. Betapa banyak dosa-dosa layaknya saling memanen dosa disaat sang wanita mempertontonkan auratnya dan sang lelaki melihatnya.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam besabda :

" Semua anak Adam juru salah....., dan sebaik-baiknya orang-orang salah itu, yang cepat bertaubat."
Yaa Allah sadarkan lah para Wanita, betapa ia telah kau Muliakan dengan sebuah Hijab/Jilbab itu. Semoga hati mereka tersentuh untuk memuliakan dirinya dengan menggunakan Jilbab.
Amiin ..

No comments:

Post a Comment